Kanal

Puisi-puisi Minggu Ini

PUISI-PUISI ABU NABIL WIBISANA

Jejak

Aku melihat jejakmu
Pada dedaun yang gugur
Samar berserak, seperti bergegas lari
Mengejar kekasih yang pergi tanpa permisi

Aku mencium jejakmu
Pada bau tanah basah sehabis hujan
Benarkah yang kudengar
Kau akan menjelma peri
Ketika selepas dahaga
Pepohon kembali berseri?

Aku meraba jejakmu
Pada tetunas yang lahir
Mekar semarak, seperti berderas liar
Mencumbu kekasih yang pulang dalam birahi

Bello, 2012

 
Ritus
 

|1|
Tuhan yang cemburu
Telah kusimpan rapi di lemari besi
laptop tablet ponsel dan semua i-
Telah kukosongkan ruang memori
Dari nama samar dan kata sandi

|2|
Tuhan yang peduli
Setelah layar kembali sepi, aku tahu
Kicau burung adalah laku melawan bisu
Atau semacam ritus memuja rindu
Sebelum kau dan aku terhubung selalu

Bello, 2012

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer