Konflik TNI dan KKB di Papua, Sita Ratusan Amunisi hingga Pengungsi Capai 8.000 Jiwa

Jalan Panjang Konflik TNI dan KKB di Papua, Sita Ratusan Amunisi hingga Pengungsi Capai 8.000 Jiwa

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Ratusan personil TNI dari Yonif Raider 300/Brajawijaya saat mengecek peralatan dalam apel pemeriksaan di lapang batalion jelang pemberangkatan ke wilayah Papua untuk melakukan operasi pamtas RI-PNG 

Jalan Panjang Konflik TNI dan KKB di Papua, Sita Ratusan Amunisi hingga Pengungsi Capai 8.000 Jiwa

POS-KUPANG.COM - Gangguan keamanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di Papua, khususnya di wilayah Nduga, masih jauh dari kata selesai. Dinas Sosial mencatat, akibat konflik tersebut sekitar 8.000 warga terpaksa mengungsi karena merasa nyawa mereka terancam.

Sementara itu, segala daya upaya Tentara Nasional Indonesia ( TNI) pun tak kunjung berhenti. Upaya negosiasi juga terus dilakukan, namun KKB pimpinan Egianus Kogoya masih enggan untuk menyerahkan diri.

Becak Ditabrak Sepeda Motor, Ibu Tewas di Lokasi, Anak Luka Robek di Perut

Berikut ini fakta di balik konflik bersenjata di Papua:

1. Konflik kembali terjadi di Distrik Mugi

Baku tembak kembali pecah antara pasukan TNI dan KKB Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Selasa (23/7/2019).

Saat itu, TNI berhasil menguasai markas OPM dan mengamankan 1 pucuk pistol standar militer kaliber 9 mm, 3 buah HT, 1 buah GPS, 3 buah magazen, serta ratusan munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm.

Difabel, Dokter Romi Dibatalkan Jadi CPNS, Kemen PPPA Sebut Ada Diskriminasi

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi menyebut hasil sitaan tersebut diyakini hanya sebagian kecil logistik persenjataan yang dimiliki OPM pimpinan Egianus Kogoya.

"Pasti banyak karena sumbernya juga banyak. Kita tidak tahu dari mana sumber itu. Contoh beberapa bulan lalu ada seorang warga Polandia yang tertangkap melakukan transaksi, berarti ada pihak-pihak tertentu di luar," ujarnya kepada Kompas.com di Jayapura, Rabu (24/07/2019).

2. TNI lukai kelompok seperatis di Distrik Mugi

Aidi memastikan, ada seorang anggota kelompok seperatis terluka dalam baku tembak di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (23/7/2019).

Kolonel Inf M Aidi mengungkapkan, kontak senjata itu terjadi ketika kelompok KKB melakukan serangan gangguan tembakan terhadap Pos TNI yang berkedudukan di Distrik Mugi Kabupaten Nduga.

Baku tembak itu terjadi pada pagi buta sekitar pukul 05.40 WIT dan cuaca masih gelap serta berkabut akibat hujan gerimis.

"Namun, karena pasukan dalam keadaan siaga, maka dilaksanakan perlawanan balas tembakan sehingga KSB melarikan diri secara berpencar. Pasukan TNI dibagi dua kekuatan sebagian mengamankan pos, sedangkan satu tim kekuatan 10 orang melaksanakan pengejaran," kata Aidi, Rabu (24/7/2019) pagi.

3. Kronologi pengejaran KKB di Mugi

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved