Mau Beli Tiket Kapal Pelni? Pesan Online Agar Tidak Perlu Antri di Kantor Pelni
Masyarakat NTT yang ingin membeli tiket kapal pelni, disarankan untuk membeli secara online. Caranya dengan unduh aplikasi Pelni mobile di HP Android
Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM |KUPANG - Kecenderungan masyarakat saat ini menggunakan moda transportasi laut yakni dengan kapal Pelni sehingga jumlah penumpang kapal Pelni meningkat. Masyarakat disarankan untuk membeli tiket secara online
Apalagi pelayanan dari PT Pelni untuk masyarakat semakin baik, dimana masyarakat yang mau berangkat bisa membeli tiket secara online, selain itu juga bagasi yang diberikan kepada penumpang dengan berat bisa mencapai 50 kg.
"Pada saat Lebaran kemarin, penumpang kapal Pelni mengalami peningkatan," kata mantan GM Pelni Kupang, Ishak Gerald saat menghubungi Pos Kupang melalui whatapp (WA), Rabu (17/7/2019)..
• Jimmi Sianto Berang Tidak Semua Guru Honor Terima Insentif
• Turut Ramaikan Aplikasi FaceApp, BCL Menolak Tua, Ini Yang Dilakukannya
Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang kapal Pelni ini bisa mencapai 45 persen dibandingkan dengan waktu mudik pada tahun lalu.
PT Pelni, lanjutnya, juga memberikan kemudahan kepada calon penumpang yakni pembelian tiket secara online, sehingga masyarakat tidak perlu antri untuk membeli tiket di kantor Pelni.
"Hanya dengan mengunduh aplikasi Pelni mobile di HP android, pesan tiket dan bayar melalui ATM maka kode booking akan keluar," ungkapnya.
Sekarang ini, lanjut Ishak, pembelian tiket menggunakan sistem seat sehingga masyarakat disarankan untuk membeli tiket dari jauh hari agar tidak kehabisan tiket. "Kalau sampai kehabisan tiket maka harus menunggu periode berikutnya," jelasnya
Selain itu, Pelni juga memberikan gratis bagasi sampai dengan 50 kg. "Kebijakan ini yang mendorong masyarakat untuk menggunakan kapal Pelni sebagai sebuah pilihan," ungkapnya.
Terkait dengan jadwal, Ishak menjelaskan, KM Bukit Siguntang rute Kupang Lewoleba , Sabtu (27/7/2019), KM Awu rute Kupang-Kalabahi (25/7/2019) dan Kalabahi - Kupang (26/7/2019). (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello)