Ini Enam Kota yang Alami Deflasi di Indonesia
Juni 2019, dari 82 kota sampel Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional, 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pada Juni 2019, dari 82 kota sampel Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional, 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 3,60 persen dan terendah terjadi
di Kota Singaraja dengan inflasi sebesar 0,02 persen.
Sedangkan Deflasi terbesar terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 0,41
persen dan terendah terjadi di kota Jayapura 0,08 persen.
Kepala BPS NTT, Ny Maritje Pattiwaellapia, ketika menggelar Jumpa Pers, Senin (1/7/2019), menyampaikan
IHK merupakan salah satu indikator ekonomi yang sering digunakan
untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah
perkotaan.
Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari persentase perubahan
IHK dan diumumkan ke publik setiap awal bulan (hari kerja pertama) oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Dari 24 kota sampel IHK Nasional di Kawasan Timur Indonesia pada bulan Juni 2019 ini 22 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi terjadi di Kota
Manado sebesar 3,60 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Singaraja sebesar 0,02 persen.
Deflasi terjadi di Kota Jayapura dan Kupang sebesar 0,08 dan 0,31 persen.
Dari 82 kota sampel IHK Nasional. pada Bulan Juni 2019 sebanyak 76 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 3,60 persen dan terendah terjadi di Kota Singaraja dengan inflasi sebesar 0,02 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 0,41 persen dan deflasi terendah terjadi di kota Jayapura sebesar 0,08 persen. (*)