Mahasiswa STPM Ende Paparkan Hasil Diskusi "Kampung"

Diskusi "Kampung" merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat saat laksanakan Abdimas di setiap Dusun yang ada di Desa Aeramo.

Mahasiswa STPM Ende Paparkan Hasil Diskusi
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana diskusi di Aula Kantor Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Jumat (17/5/2019) malam. 

Mahasiswa STPM Ende Paparkan Hasil Diskusi "Kampung"

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Mahasiswa Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Sta. Ursula Ende yang melaksanakan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) di Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo memaparkan hasil diskusi "Kampung".

Diskusi "Kampung" merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat saat laksanakan Abdimas di setiap Dusun yang ada di Desa Aeramo.

Mahasiswa STPM Sta. Ursula Ende, Firmina Sero, mengatakan, ada beberapa program, penataan administrasi desa dan lainnya sudah dilaksanakan oleh para mahasiswa saat Abdimas.

"Hasil diskusi "Kampung" ada beberapa hal yang luar biasa. Kami bertanya masalah apa yang ada dimasalah. Ada masalah Ternyata masyarakat memiliki solusinya sendiri. Misalkan masalah ternak lepas. Mereka memberikan solusi. Siap membuat pagar dan dikontrol oleh Dusun dan RT. Membuat Perdes yang berkaitan dengan penertiban ternak," ujar Firmina di Aula Kantor Desa Aeramo, Jumat (17/5/2019) malam.

Peringati Harkonas, Bupati Kamelus Ajak Warganya Jadi Konsumen Yang Baik

Najwa Sihab Dikabarkan akan Mengunjungi Nagekeo Agustus Mendatang

Pada kesempatan itu juga dirinya menyampaikan bahwa persoalan di desa ada yang bisa ditangani langsung oleh masyarakat itu sendiri ada pulan yang memang butuh intervensi dari Pemerintah.

Dengan masukan yang diberikan oleh mahasiswa sekiranya dapat menjadi bahan pertimbangan oleh Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten kedepannya.

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengapresiasi kehadiran mahasiswa di Nagekeo selama kurang lebih satu minggu tersebut.

Ia mengatakan bahwa Desa Aeramo miniatur Nagekeo, NTT dan Indonesia. Desa yang paling besar jumlah penduduk

"STPM diharapkan untuk jadikan Aeramo sebagai Laboratorium sosial agar ilmu tidak kering. Alumni STPM diharapkan berminat masuk desa. Sebelum kembali ke desa, belajar sebanyak mungkin," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved