KPU Nagekeo Lakukan Penyortiran Logistik PSU untuk Tiga TPS

sampai saat ini belum ada kendala dan sangat optimis pelaksanaan PSU berjalan aman dan kondusif sesuai apa yang diharapkan.

KPU Nagekeo Lakukan Penyortiran Logistik PSU untuk Tiga TPS
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana saat pernyortiran surat suara di Kantor KPU Nagekeo, Jumat (26/4/2019). 

KPU Nagekeo Lakukan Penyortiran Logistik PSU untuk Tiga TPS

POS-KUPANG.COM | MBAY -- KPU Nagekeo sudah menerima logistik Pemilu 2019 untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Tiga TPS yang akan laksanakan PSU itu adalah TPS 06 Kelurahan Mbay I Kecamatan Aesesa, TPS 02 Desa Tendatoto Kecamatan Wolowae dan TPS 01 Desa Utetoto Kecamatan Nangaroro.

Komisioner KPU Nagekeo, Huber Waso, mengaku logistik baru tiba di Mbay Kabupaten Nagekeo, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 12.30 Wita.

"Logistik sudah tiba. Sekarang lagi sortir. Tiba tadi jam 12.30 Wita. Setelah sortir langsung didroping," ujar Huber.

Ia berharap agar sore hari logistik segera didistribusi sehingga PSU esok bisa berjalan aman dan lancar.

Ia mengatakan sampai saat ini belum ada kendala dan sangat optimis pelaksanaan PSU berjalan aman dan kondusif sesuai apa yang diharapkan.

Sementara Ketua KPU Nagekeo, Quirinus Eleuterius, menjelaskan, pelaksanaan PSU berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Nagekeo.

Ia menjelaskan untuk tiga TPS yang akan melaksanakan PSU itu pemilih hanya diberikan empat jenis surat suara.

Kemenkeu Setuju Dana Santunan, KPU Verifikasi Nama-nama Korban KPPS yang Meninggal

Putra NTT Jadi Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia

Ini Harapan Bawaslu NTT Terkait Pemungutan Suara Ulang dan PSL di 60 TPS

Empat jenis surat suara itu surat suara Pilpres, DPD, DPR RI dan DPRD Provinsi. Sedangkan untuk jenis surat suara DPRD Kabupaten tidak dilaksanakan PSU dan itu berdasarkan rekomendasi Bawaslu. Karena pelanggaranya waktu itu adalah Panitia Pemungutan Suara hanya memberikan empat jenis surat suara kepada pemilih yang menggunakan E-KTP tanpa A5.

"Waktu itu hanya memberikan empat jenis surat suara kepada pemilih yang menggunakan E-KTP tanpa A 5. Tiga TPS itu kesalahannya sama yaitu pemilih menggunakan E-KTP tanpa A5," ujar Quirinus.

Ia menyebutkan untuk di TPS 06 Kelurahan Mbay I Kecamatan Aesesa itu yang menggunakan hak pilih dengan E-KTP tanpa A5 hanya satu orang.

Untuk TPS 01 Desa Utetoto Kecamatan Nangaroro itu juga hanya satu orang pemilih yang menggunakan hak pilih pakai E-KTP tanpa A 5.

Sedangkan untuk TPS 02 Desa Tendatoto Kecamatan Wolowae itu waktu itu ada dua orang pemilih yang menggunakan hak pilih pakai E-KTP tanpa A5.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved