Pemkot Kupang dan Bank NTT Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di Kota Kupang

Pihak Pemkot Kupang dan Bank NTT Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di Kota Kupang

Pemkot Kupang dan Bank NTT Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Walikota Kupang Jefri Riwu Kore dan Plt. Direktur Utama Bank NTT, Alexander Riwu Kaho melakukan penandatanganan kerjasama Atasi masalah di Kota Kupang di Balai Kota, Kamis (25/4/2019) 

Pihak Pemkot Kupang dan Bank NTT Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di Kota Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Kota Kupang bekerjasama dengan Bank NTT mengatasi masalah sampah di Kota Kupang.

Kamis, (25/4/2019), Balai Kota Kupang bertepatan dengan HUT Kota Kupang, yang ke 23, dilakukan penandatanganan kerjasama oleh Walikota Kupang Jefri Riwu Kore dan Plt. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Usai melakukan penandatanganan, Harry dan Jefri menyaksikan langsung demo satu unit mesin pencacah sampah.

Telkomsel Hadirkan Kolaborasi Lintas Industri di Gelaran Telkomsel IIMS

Mesin ini difungsikan untuk menghancurkan dan mendaur ulang tutupan galon. Jefri tampak antusias menyaksikan cara kerja mesin tersebut mengiling tutupan galon.

Frits R. Dimu Heo, dari pihak Bank NTT, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan Bank NTT hadir untuk memberi edukasi kepada masyarakat Kota agar bisa memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Achmad Tegaskan Blokir Jalan Bukan Karena Kalah Pileg

Di Kota Kupang, kata dia, Bank NTT telah memulai pilot project di Kelurahan Kolhua. "Kami edukasi masyarakat, mulai dari rumah kita harus memilah sampah organik dan nonorgnik," ungkapnya.

Sampah organik, kata dia, diolah menjadi pupuk dan pakan ternak. "Jadi nanti masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli makanan toko untuk ternak, seperti ayam, lele dan sebagainya," ungkapnya.

Ia berharap masyarakat Kota Kupang bisa menghasilkan ide atau inovasi baru bagaimana mengolah sampah menjadi bermanfaat.

"Kami Bank NTT, akan memotivasi masyarakat agar mereka lebih kreatif bagaimana mengolah sampah," ungkapnya.

Bahkan, kata dia, ke depan Kota Kupang bisa mendirikan industri olah sampah. "Saya kira kalau kita berkomitmen sungguh, itu bisa diadakan dan tentu akan menciptakan suasana lapangan kerja baru," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved