Acil Ende Bantu Warga Yang Jadi Korban Politik

Gara-gara beda pilihan politik empat warga di Ipi, Kabupaten dimusuhi warga.

Acil Ende Bantu Warga Yang Jadi Korban Politik
POS-KUPANG.COM/ ROMUALDUS PIUS
Empat warga korban politik di Ende menerima bantuan dari Acil Kabupaten Ende 

Acil Ende Bantu Warga Yang Jadi Korban Politik

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM| ENDE- Anak Pencinta Lingkungan (Acil) bersama Trans Hero Ende, Komunitas Vespa Ende, Kopipas Ende, Morowae Cafe, Rumah Baca Mustika, Tbam Ende serta warga pemerhati kemanusiaan yang ada di Kabupaten Ende pada, Selasa (22/4/2019) memberikan bantuan kepada 4 warga yang menjadi korban politik di Kampung Koponggena, Ipi, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende.

Ketua Acil Umar Hamdan kepada Pos Kupang.Com, Kamis (25/4/2019) di Ende mengatakan bahwa pihaknya telah bersama dengan para pegiat Komunitas Anak Muda Kota Ende pada Selasa (22/4/2019) bertepatan dengan memperingati Hari Bumi 2019 menyalurkan bantuan bahan-bahan bangunan kepada 4 kepala keluarga korban politik di Koponggena Ipi Ende.

“Allhandulillah segala puji dan syukur kami curahkan atas kehadirat Allah SWT,Tuhan semesta alam, aksi spontanitas donasi kemanusiaan yang dilakukan oleh para pegiat Komunitas Anak Muda Kota Ende, selasa 22 April 2019 bertepatan dengan memperingati Hari Bumi 2019 kami menyalurkan bantuan bahan-bahan bangunan kepada 4 kepala keluarga korban politik di Koponggena Ipi Ende,” kata Umar.

Dua Malam Tidak Tidur, Petugas KPPS di Depok Meninggal Dunia, Keluarga Syok

Umar mengatakan bahwa sehari-hari kehidupan masyarakat di lingkungan yang ada Koponggena, Ipi yang pada umumnya nelayan dan menjual ikan. Mereka selalu hidup rukun dan damai serta canda tawa yang selalu menghiasi suasana kesehariannya.

Saat pagi hari pun menjelang sambil menunggu saudara-saudaranya yang pulang dari melaut dengan membawa hasil tangkapan ikan suasana itu pun terus terasa, tapi kini sirna dengan sekejab dari konflik politik yang semuanya atas ketidaktahuan mereka dari apa itu politik.

“Kami hadir bersama mereka ini atas dasar kemanusiaan dan perihatin dengan perpolitikan di Indonesia terlebih khususnya di Kabupaten Ende, yang sama sekali tidak memiliki edukasi politik di kalangan masyarakat,”kata Umar.

Sepuluh Lokasi Wisata Favorit di Pulau Sumba Hari Ini Cuaca Cerah dan Cerah Berawan

Dengan kejadian ini Umar berharap kepada Pemerintah maupun pimpinan partai politik dan para pemberi kebijakan di bumi rahimnya Pancasila ini agar lebih giat lagi memberikan edukasi dan pendidikan politik yang baik ke masyarakat sehingga adanya pemahaman yang utuh akan demokrasi jangan hanya dijadikan wacana semata.

Menurut Umar semestinya ada edukasi politik yang baik kepada masyarakat seperti memberikan pemahaman bahwa perbedaan dalam pilihan politik adalah hal yang wajar namun demikian hendaknya hal itu tidak menjadi alasan pembenaran untuk saling memusuhi sesama manusia pada tingkat akar rumput.

“Ucapan terimakasi kepada para donatur peduli kemanusian,sahabat,adik,kakak,saudara-saudaraku semua yang telah dengan tulus membantu,semoga dengan kepeduliannya ini diganjarkan oleh Allah SWT dengan pahala yang berlimpah,”kata Umar. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved