Pemda Ende Diminta Lebih Gencar Antisipasi DBD

sudah ada ratusan warga yang terkena penyakit DBD dan ada 5 orang yang meninggal dunia selama tahun 2019

Pemda Ende Diminta Lebih Gencar Antisipasi DBD
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Anggota DPRD Ende, Mikael Badeoda

Pemda Ende Diminta Lebih Gencar Antisipasi DBD

POS-KUPANG.COM|ENDE--Pemda Kabupaten Ende diminta lebih gencar mengantisipasi penyebaran penyakit deman berdarah dangue (DBD) yang akhir-akhir ini sudah dalam taraf mengkuatirkan karena tidak saja membuat para korbannya sakit namun hingga meninggal dunia.

Anggota DPRD Kabupaten Ende, Mikael Badeoda mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com,Rabu (24/4/2019) di Ende.

Mikael mengatakan bahwa berdasarkan data yang dikeluarkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ende menyatakan bahwa sudah ada ratusan warga yang terkena penyakit DBD dan ada 5 orang yang meninggal dunia selama tahun 2019 terhitung dari Januari hingg April.

Dengan melihat data-data yang ada ujar Mikael tentu sangat mengakuatirkan bagi masyarakat karena penyebaran penyakit DBD sudah cukup tinggi bahwa ada yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Stasiun PSDKP Kupang Serahkan Tiga Nelayan yang Gunakan Bom Ikan ke Kejati NTT

Begini Peluang Barcelona Memastikan Gelar Juara Musim 2018-2019, Ini Hasil Klasemen Liga Spanyol:

Program RPM Menjawabi Kebutuhan Petani Sawah

Oleh karena itu pihaknya mengharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Ende lebih gencar lagi mengatasi penyakit DBD seperti melakukan foging pada daerah-daerah yang memang terpapar penyakit DBD juga melakukan advokasi dan edukasi kepada masyarakat agar tergugah kesadaran akan bahaya penyakit DBD.

“Lakukan penyuluhan kepada masyarakat bila perlu menggunakan kendaraan berkeliling kota dan juga diluar kota pada daerah yang terkena DBD meminta masyarakat waspada dengan keberadaan penyakit DBD,”kata Mikael.

Mikael mengatakan bahwa selama ini masyarakat terkesan diam saja dan tidak menyadari bahwa Kabupaten Ende secara umum telah terancam penyakit DBD dan kaget ketika ada korban yang sakit bahkan meninggal dunia.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved