Ratusan Umat Katolik Stasi Kilimbatu, Sumba Timur Antusias Ikut Perayaan Misa Malam Paskah

sebagai umat katolik kita harus bergembira, kita harus bersuka cita untuk bangkit bersama Kristus.

Ratusan Umat Katolik Stasi Kilimbatu, Sumba Timur Antusias Ikut Perayaan Misa Malam Paskah
POS KUPANG/ROBERTUS ROPO
Pembekertaan api unggun pada malam paskah. 

Ratusan Umat Katolik Stasi Kilimbatu, Sumba Timur Antusias Ikut Perayaan Misa Malam Paskah & Minggu Paskah

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Ratusan umat katolik di Stasi Kilimbatu, Paroki Sang Penebus Wara Waingapu, Sumba Timur, Keuskupan Weetabula sangat antusias dan penuh hikmah mengikuti misa malam paskah dan misa minggu paskah di gereja stasi Sta.Agatha itu.

Pada malam paskah misa dipimpin oleh Pater Yansen, CSsR.

Dalam Kotbahnya, Pater Yansen mengatakan, sebagai umat katolik kita harus bergembira, kita harus bersuka cita untuk bangkit bersama Kristus.

Dikatakan pater Yansen, yang menyaksikan pertama kubur Yesus kosong dan yang mulai menyebarkan berita bahwa yesus itu hidup dan bangkit pertama kali oleh ibu-ibu atau mama-mama.

Sehingga menurut pater Yansen, makna itu melambangkan peran wanita atau ibu itu dalam hidup kita sangat berarti sejak zaman dahulu kala walaupun mereka disisikan paling belakang, namun Yesus pun menempatkan mereka paling pertama mewartakan kebangkitan Yesus Kristus.

"Kubur kosong itu menjadi tanda kehidupan dan kebangkitan bahwa Yesus itu tidak dikuasai oleh kegelapan kubur itu. Jika kita sungguh percaya dan sungguh imani atas kebangkitanya alah itu hidup dalam diri kita dan menggerakan kita,"kata pater Yansen.

Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Kupang Masih Tunggu Surat Suara

Ramalan Zodiak Cinta Senin 22 April 2019, Leo Romantis, Gemini Ada Pemuja Rahasia, Virgo Sibuk

Rapper ini Mengaku Menemukan RM Sebelum Gabung BTS, Sempat Ajak Kolaborasi Tapi Ditolak Agensi

Ketua Stasi Sta. Agatha Kilimbatu, Melkianus Kabonju Hita kepada POS-KUPANG.COM, Senin (22/4/2019) mengatakan pada malam paskah itu mereka Malam paskah itu mereka melatarkan dengan nuansa Sumba, sebab dengan kebangkitanya akan merubah kematian.

"Misa malam paskah itu, kami latarkan nuansa Sumba, karena dengan kebangkitannya akan merubah kematian,"ungkap Melkianus.

Melkianus juga mengatakan, sementara itu misa pada perayaan paskah, Minggu (21/4/2019) juga umat sangat antusias mengikuti misa. Misa Minggu paskah dipimpin oleh pater Kimy, CSsR.

Dalam perayaan misa Minggu paskah itu, kata Melkianus juga Stasi Kilimbatu membaptis 5 orang bayi, dan pemberian komuni pertama kepada 9 orang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved