Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan

Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan

Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi salib Yesus Kristus 

Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan

POS-KUPANG.COM | MANILA - Selama Pekan Suci Paskah, Gereja Katolik di seluruh dunia biasanya menggelar kisah kesengsaraan dan penyaliban Yesus Kristus.

Namun, ada yang unik di Filipina. Seorang pria selama 33 tahun berturut-turut berperan sebagai Yesus untuk disalibkan pada Jumat Agung.

Syukuran Kemenangan Jokowi-Maruf, Komunitas Difabel Solo Raya Tumpengan

Melansir dari CNN, kebiasaan itu merupakan bagian dari tradisi Paskah yang kontroversial di Filipina.

Banyak orang menganggap menjalani penyaliban pada kehidupan nyata sebagai ungkapan iman mereka.

Sejak 1980-an, Ruben Enaje selalu berperan sebagai Yesus Kristus dalam kisah penyaliban dan kematian di depan kerumunan penduduk dan turis di Manila.

Menyelam Cari Ikan, Warga di Maluku Tewas Diterkam Buaya

Selama penyaliban yang realistis ini, pemeran akan mendapatkan paku sepanjang empat inci yang tertancap di kedua tangan dan kakinya.

Kemudian dia diangkat di atas kaya salib selama lima menit. Enaje melakukan tradisi itu sebagai pengingat akan penderitaan Yesus. Namun setelah puluhan tahun merasakan sakitnya penyaliban, dia memutuskan akan berhenti setelah tahun depan.

"Saya hanyaa ingin melakukan ini sampai tahun depan," kata pria berusia 58 tahun itu.

Pada tahun ke-33 menjadi lebih bermakna baginya karena menurut Alkitab, Yesus disalibkan pada usia 33 tahun.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved