Daftar Tarif di Taman Nasional Komodo, dari Rp 1.500 Hingga Rp 50 Juta

Ini Dia Daftar Tarif di Taman Nasional Komodo, dari Rp 1.500 Hingga Rp 50 Juta

Daftar Tarif di Taman Nasional Komodo, dari Rp 1.500 Hingga Rp 50 Juta
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Wisatawan menikmati pemandangan saat senja di atas bukit di Gili Lawa Darat di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Selasa (29/8). Selain alam lautnya, pesona darat di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan. 

Ini Dia Daftar Tarif di Taman Nasional Komodo, dari Rp 1.500 Hingga Rp 50 Juta

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pihak pengelola Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT), memberlakukan tarif bervariasi kepada pengunjung yang akan masuk di wilayah itu.

Kasubag Tata Usaha Balai Taman Nasional Komodo (TNK) Dwi Putro Sugiarto, mengatakan, tarif yang paling murah yakni Rp 1.500 dan paling mahal Rp 50 juta. Dwi menyebutkan, tarif paling murah Rp 1.500 itu berlaku untuk kendaraan darat yakni menunggang kuda.

NasDem Prediksikan 4 Kursi Bisa Diraih untuk DPR RI

Sedangkan yang paling mahal Rp 50 juta berlaku untuk kendaraan air jenis kapal pesiar, dengan jumlah penumpang lebih dari 3.000 orang.

"Tarif itu berlaku hanya untuk sehari saja," ujar Dwi kepada Kompas.com, Sabtu (20/4/2019) malam.

Dwi merinci, untuk tarif masuk pengunjung di kawasan TNK pada hari biasa, wisatawan mancanegara dikenakan biaya Rp 150.000. Sedangkan wisatawan nusantara Rp 5.000.

Hasil Pemeriksaan Dokter Kartariadi Ahli Penyakit Dalam Sandiaga Alami Gangguan Ini

Sementara itu, rombongan pelajar atau mahasiswa minimal 10 orang dikenakan tarif Rp 100.000 bagi warga negara asing dan Rp 3.000 untuk warga negara Indonesia.

Jika masuk kawasan TNK pada hari libur, biayanya lebih tinggi 50 persen. "Namun kenaikan 50 persen itu hanya berlaku khusus untuk tiket masuk saja. Sedangkan kegiatan lainnnya, tarif normal, meski pada hari libur," kata Dwi.

Tarif itu lanjut Dwi, berlaku juga untuk sejumlah lokasi lainnya di Kawasan Taman Nasional Komodo, seperti Loh Buaya Pulau Rinca, dan Pulau Padar. Tarif itu mulai diberlakukan sejak awal Tahun 2015 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014.

Tarif masuk yang mengalami kenaikan itu tidak berlaku bagi tiket lainnya seperti diving per orang Rp 15.000 dan snorkeling per orang Rp 10.000, yang diberlakukan normal.

Dwi mengatakan, kenaikan tarif itu memang membawa pengaruh. Akan tetapi, dinilai baik untuk menghindari penumpukan pengunjung pada hari libur.

"Ini kan kawasan konservasi, pengunjung yang menumpuk dan berlebihan itu kurang bagus untuk Komodo. Jadi pengunjung diharapkan merata setiap harinya," kata Dwi. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved