Beredar Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Diduga karena Pilpres, Ini Penjelasannya

Beredar Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Diduga karena Pilpres, Ini Penjelasannya

Beredar Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Diduga karena Pilpres, Ini Penjelasannya
KOMPAS.com/Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution meninjau lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Madina, Sumut, Rabu (14/11/2018) 

Beredar Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Diduga karena Pilpres, Ini Penjelasannya

POS-KUPANG.COM - Surat pengunduran diri Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution beredar di media sosial. Dalam surat itu, Dahlan mengundurkan diri setelah capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di Madina.

Dahlan diduga kecewa lantaran jumlah suara dukungan ke pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin sangat minim di daerah itu.

Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan di Gereja dan Hotel Sri Lanka

Dahlan merupakan Ketua Dewan Penasihat Nusantara Untuk Jokowi (N4J) untuk wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

"Iya, memang betul surat Pak Bupati (Dahlan). Kenapa enggak kecewa? Selain sebagai mora dan kerabat, pemerintah pusat melalui Pak Jokowi, ya, cukup besar andilnya kepada Madina," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina Muktar Afandi Lubis kepada Tribun Medan, Minggu (21/4/2019).

Ia menjelaskan, ada sejumlah proyek strategis di Kabupaten Madina yang akan mulai dibangun serta dianggarkan dari APBN.

Kasus Pembakaran Kotak Suara, KPU Maluku Tunggu Rekomendasi Bawaslu

"Pak Bupati sadar berharap terhadap hasil pajak bumi dan bangunan (PBB) kabupaten saja, kapan akan maju? Perlu kedekatan dengan pemerintah pusat, apalagi di situ mora kita. Semacam curhatlah Pak Bupati di surat itu dan menyampaikan kecewa kebijakan percepatan pembangunan tidak didukung," katanya.

Atas hubungan itu, Bupati Dahlan menyebut Jokowi sebagai mora yang harus dihormati dan didukung. Melalui N4J pula, suara Jokowi-Ma'ruf Amin diharapkan meraih 75 persen di Kabupaten Madina.

Namun pada kenyataanya, berdasar situs resmi KPU, Kabupaten Madina menjadi satu dari beberapa kabupaten/kota di Sumut yang menjadi lumbung suara Prabowo-Sandi.

Hingga 21 April pukul 12.00 WIB, suara yang masuk untuk Prabowo-Sandi sebanyak 22.589 suara, sedangkan Jokowi-Ma'ruf Amin hanya 5.201 suara.

"Sejauh ini kami belum merencakan mengadakan pisah sambut dan masih sebatas itu saja keterangannya," ujar Muktar.

Dalam surat pernyataan yang sudah beredar luas itu, Bupati Dahlan Hasan membubuhkan pernyataan pada intinya pengunduran diri. 

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul: Prabowo Menang di Madina Sumut, Bupati Dahlan Hasan Minta Mundur Karena Warganya Tak Dukung Jokowi.

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved