Dua TPS Di Malaka Tengah Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka melakukan Pemungutan Suara Ulang

Dua TPS Di Malaka Tengah Lakukan Pemungutan Suara Ulang
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Ketua KPU Kabupaten Malaka, Makarius Bere Nahak. 

Dua TPS Di Malaka Tengah Lakukan Pemungutan Suara Ulang

POS-KUPANG.COM| BETUN--Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS)
di Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) lataran terjadi pelanggaran pemilu.

Pelanggaran pemilu yang terjadi yakni, pemilih dari Kabupaten Belu menggunakan hak pilih di Malaka tanpa mengantongi surat pindah memilih atau formulir A5.

Hal itu dikatakan Ketua KPU Kabupaten Malaka, Makarius Bere Nahak, S.Fil kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (19/4/2019).

Menurut Makarius, dua TPS yang harus melaksanakan pemungutan suara ulang yakni, TPS 03, Desa Suai, Kecamatan Malaka Tengah dan Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah.

Prosesi Jumat Agung di Larantuka, Ratapan Konferia Sangat Menyayat Hati

Prabowo-Sandiaga Beda Pendapat Soal Quick Count? Begini Kata Jubir BPN yang Terjadi

Tim Sepak Bola Bintang Timur Atambua Wakili Indonesia Ikut Arafuru Games di Australia

Di Desa Suai, seorang pemilih yang adalah saksi Partai Perindo menggunakan hak pilih tanpa mengantongi surat pindah memilih atau formulir A5. Pemilih tersebut menggunakan hak pilihnya ketika pengawas TPS sedang makan siang di luar TPS.

Tindakan kecurangan itu diketahui saat penghitungan suara. Setelah dikros cek dengan daftar nama, ditemukan ada pemilih dari Kabupaten Belu yang menggunakan hak pilih tanpa mengantongi surat pindah memilih.

Sedangkan di TPS 04 Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, pemilih masuk dalam pemilih DPK. Pemilih memiliki KTP Kabupaten Belu namun menggunakan hak pilih di TPS 04 Kateri, Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah tanpa mengantongi surat pindah memilih atau formulir A5.

Atas rekomendasi Bawaslu, permasalahan tersebut diselesasikan dengan cara pemungutan suara ulang (PSU).

KPU menindaklanjuti dan siap melaksanakan PSU di dua TPS dalam waktu 10 hari setelah pencoblosan.

Menurut Makarius, KPU sudah meminta logistik ke KPU Provinsi dan hasil konfirmasi, logistik akan segera dikirim. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahasjen).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved