Renungan Jumat

RENUNGAN JUMAT: Pentingnya Menuntut Ilmu

Pentingnya menuntut ilmu bagi Umat Muslim. Ini 10 kelebihan ilmu dibanding harta menurut Khalifah ali bin Abi Thalib.

RENUNGAN JUMAT: Pentingnya Menuntut Ilmu
dokumentasi pribadi
H. Marhaban Adhang, S.HI 

Renungan Jumat: Pentingnya Menuntut Ilmu

H. Marhaban Adhang, S.HI
H. Marhaban Adhang, S.HI (ISTIMEWA)

OLEH : MARHABAN ADHANG, S.HI
“ Penyuluh Agama Islam”
Kantor Kementerian Agama Kota Kupang

Pada kesempatan kali ini saya mengajak seluruh Umat Muslim untuk senantiasa meningkatkan iman dan
taqwa kepada Allah swt, dengan sebenar-benarnya takwa yaitu ikhlas menjalankan apa yang
telah diperintahkan-Nya dan meninggalkan apa yang telah dilarang.

Marilah kita senantiasa mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT semata. Allah telah melimpahkan
kepada kita sedemikian banyak nikmat. Jauh lebih banyak nikmat yang telah kita terima
dibandingkan kesadaran dan kesanggupan kita untuk bersyukur. Sebagaimana telah Allah
firmankan dalam QS Ibrahim: 34:
“Dan dia Telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan
kepadanya. dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya.
Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” (QS. Ibrahim
:34)
Selanjutnya kita diminta senantiasa berdoa kepada Allah agar
melimpahkan setinggi-tingginya penghargaan dan penghormatan, yang biasa kita kenal dengan
istilah sholawat dan salam-sejahtera kepada pemimpin kita bersama, teladan kita bersama…
imamul muttaqin pemimpin orang-orang bertaqwa dan qaa-idil mujahidin panglima para mujahid
yang sebenar-benarnya nabiyullah Muhammad Sallalahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para
shohabatnya dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Dan kita berdo’a kepada Allah, semoga kita yang hadir di tempat yang baik ini dipandang Allah layak dihimpun bersama
mereka dalam kafilah panjang yang penuh berkah. Amien, amien ya rabbal ‘aalaamien.

Allah berfirman dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11:
“Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, ‘Berlapang-lapanglah dalam
majelis’, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu, dan apabila
dikatakan, ‘Berdirilah kamu, maka berdirilah’, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang
yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Menurut ayat tersebut, Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan
berilmu pengetahuan beberapa tingkat. Oleh karenanya Allah menyuruh manusia berpikir
menggali ilmu pengetahuan, membentuk majelis ta’lim, membaca ayat-ayat Allah, baik ayat
yang tertulis maupun yang tercipta yaitu segala sesuatu yang diciptakan Allah misalnya langit,
bumi, gunung, bintang, dll.

Khalifah Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa ada sepuluh kelebihan ilmu dibanding
harta, yaitu:

1. Ilmu adalah warisan para nabi, sedangkan harta adalah warisan dari Fir’aun, Qarun, dan
lain- lain.
2. Ilmu selalu menjaga orang yang mempunyainya, sedangkan harta dijaga oleh orang yang
mempunyainya.
3. Orang yang berilmu banyak mempunyai teman, sedangkan orang yang berharta mempunyai
banyak lawan.
4. Ilmu apabila diberikan kepada orang lain akan bertambah sedangkan harta bila diberikan
akan berkurang.
5. Ilmuwan sering dipanggil alim, ulama, dan lain-lain. Sedangkan hartawan sering dipanggil
bakhil, kikir, dan lain-lain.
6. Pemilik ilmu akan menerima syafaat pada hari kiamat, sedangkan pemilik harta dimintai
pertanggungjawabannya.
7. Ilmu apabila disimpan tidak akan habis, sedangkan harta bila disimpan akan usang dan
lapuk.
8. Ilmu tidak usah dijaga dari kejahatan, sedangkan harta selalu dijaga dari kejahatan.
9. Ilmu tidak memerlukan tempat, sementara harta memerlukan tempat.
10. Ilmu akan menyinari hati hingga menjadi terang dan tenteram, sedangkan harta akan
mengeraskan hati.

Nasihat yang disampaikan Ali tersebut menegaskan kepada kita bahwa ilmu lebih mulia
dari pada harta, dalam mencari harta kita boleh jadi merugi, akan tetapi sejauh mana pun kita
mencari ilmu tidak akan pernah ada istilah merugi.

Halaman
123
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved