Quick Count LSI: 6 Parpol Tidak Lolos ke Parlemen

Hasil hitung cepat pileg Lembaga Survei Indonesia dengan data masuk 100 persen menunjukkan ada enam partai politik diprediksi tidak lolos parlemen

Quick Count LSI: 6 Parpol Tidak Lolos ke Parlemen
Dokumentasi KPU
Parpol peserta Pemilu 2019 

Quick Count LSI: 6 Parpol Tidak Lolos ke Parlemen 

POS-KUPANG.COM- Hasil hitung cepat pemilihan legislatif (pileg) Lembaga Survei Indonesia (LSI) dengan data masuk 100 persen menunjukkan ada enam partai politik (parpol) yang diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen yang sebesar 4 persen. Alhasil, keenam parpol tersebut gagal lolos ke parlemen.

Peneliti LSI, Rully Akbar, menyebutkan, keenam parpol tersebut adalah Partai Berkarya yang pada hitung cepat mengantongi 2,41 persen, PSI (2,35), Hanura (1,85), Garuda (0,98), PBB (0,90), dan PKPI (0,38).

"Enam parpol yang tidak lolos ini terjadi karena memang kecendurungan pemilih lebih besar ke pilpres dibandingkan pileg. Otomatis, pemilih tidak fokus ke pilegnya ya," ujar Rully di kantor LSI, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2019).

Selain karena faktor pemilu yang dilaksanakan serentak, lanjutnya, faktor lain adalah karena keenam parpol tersebut tidak memiliki basis massa yang kuat di seluruh daerah di Indonesia.

BPN Prabowo-Sandiaga Laporkan 6 Lembaga Survei ke KPU

Rully menjelaskan, keenam parpol ini juga tak memiliki isu pembeda dengan 9 atau 10 parpol yang akan lolos ke parlemen.

"Tidak ada isu pembeda ya, khususnya parpol baru terhadap parpol lama. Alhasil, pemilih tidak merasakan ada faktor pembanding antara partai baru dan partai lama," katanya.

Peneliti LSI Rully Akbar (kanan) saat konferensi pers di kantor LSI, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2019).

Ia mencontohkan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang selama kampanye banyak menitikberatkan isu yang menyangkut kaum minoritas, pun tetap tidak banyak mendongkrak suara.

PSI, seperti diungkapkan Rully, sebenarnya kurang bisa mengoptimalkan suara kaum minoritas. Dengan demikian, hasil hitung cepat menyatakan PSI tak lolos ambang batas.

Polisi Meninggal Usai Kawal Kotak Suara Pilpres 2019

"PSI menghajar isu-isu poligami, perda syariah, dan sebagainya. Namun, yang kita tahu kan mayoritas masyarakat Indonesia itu beragama Islam. PSI mau masuk ke suara minoritas tetapi kurang mampu mengoptimalkan," paparnya.

Adapun hitung cepat LSI menggunakan jumlah sampel yang dipilih sebanyak 2.000 TPS dengan teknik penarikan sampel multistage random sampling, sedangkan margin of error hasil hitung cepat ini sebesar kurang lebih 1 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Quick Count LSI: 6 Parpol Tidak Lolos ke Parlemen", 

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved