Reklamasi Pantai Bandara Wunopito Tanpa Papan Nama Proyek

Proyek pelaksanaan reklamasi pantai di sisi utara Bandara Wunopito Lewoleba di Kabupaten Lembata, NTT, tanpa papan nama proyek. Padahal, pekerjaan pen

Reklamasi Pantai Bandara Wunopito Tanpa Papan Nama Proyek
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
REKLAMASI PANTAI -- Proyek reklamasi pantai di Bandara Wunopito Lewoleba, Kabupaten Lembata oleh PT Bumi Karya Konstruksi, tanpa papan nama proyek. Gambar diabadikan, Rabu (17/4/2019) pagi. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Proyek pelaksanaan reklamasi pantai di sisi utara Bandara Wunopito Lewoleba di Kabupaten Lembata, NTT, tanpa papan nama proyek. Padahal, pekerjaan penimbunan material dengan dana yang bersumber dari APBN itu, telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.

Pantauan Pos Kupang.Com, Rabu (17/4/2019) pagi, mulai dari jalan masuk menuju Bandara Wunopito, juga dari depan alur jalan masuk keluarnya kendaraan hingga ke lokasi proyek di sisi utara bandara itu, tak satu pun papan nama yang menjelaskan tentang pelaksanaan proyek tersebut.

Tak Ada Uang Beli Pulsa Data, Junuari Memilih Gantung Diri di  Pohon Mete Belakang Rumah 

Padahal sesuai aturan, saat proyek itu dikerjakan, pada saat yang sama papan nama proyek juga harus dipasang agar memudahkan masyarakat melakukan pengawasan.

Saat ini, yang dipasang di sekitar lokasi proyek, hanyalah tanda larangan memasuki area pekerjaan proyek.

Di Provinsi NTT, Dua Suara Pertama untuk Jokowi-Maaruf

Tanda larangan tersebut dipancang persis di pojok terali pagar mess bandara, di bagian barat. Sementara penjelasan lain tentang proyek tersebut, nihil sama sekali. Pada sisi bawa tanda larangan itu bertuliskan PT Bumi Karya Konstruksi.

Manajemen perusahaan pelaksana proyek, yakni PT Bumi Karya Konstruksi, belum berhasil dikonfirmasi. Pos Kupang.Com juga berusaha melacak keberadaan kantor itu namun tidak ditemukan.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang.Com di kawasan bandara itu, menyebutkan, manajemen perusahaan bersama karyawan sedang libur.

Liburan itu mulai Rabu (17/4/2019) hingga setelah Hari Raya Paskah nanti. Olehnya, pekerjaan penimbunan material di pantai itu baru akan dilanjutkan seusai liburan nanti.

Disaksikan Pos Kupang.Com, proyek dengan sumber dana dari APBN yang nilainya mencapai lebih dari Rp 20 miliar itu, sampai pada penimbunan material galian C.

Penimbunan itu dimulai dari bagian barat dan perlahan menuju sisi timur bandara. Di lokasi proyek itu, batu-batu besar ditimbun di atas urukan tanah.

Tak diketahui pasti berapa banyak material galian C yang dibutuhkan untuk reklamasi pantai tersebut.

Tak diketahui pula sampai kapan pelaksanaan proyek yang sumber dananya dari APBN itu. Demikian pula tak diketahui berapa volume urukan untuk item pekerjaan tersebut. Sampai saat ini hal-hal terkait pekerjaan itu, masih misterius. (*)

BREAKING NEWS:  Di Maumere-Sikka-NTT, Januari  Gantung  Diri Dipuncak Pesta Demokrasi

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved