Pemilu Serentak

Di TPS 23 Kolhua Kecamatan Maulafa Satu Pemilih Membutuhkan 5-6 Menit untuk Mencoblos

Pelaksanaan Pemilihan Umum serentak di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (17/4/2019), tampaknya berjalan lancar

Di TPS 23 Kolhua Kecamatan Maulafa Satu Pemilih Membutuhkan 5-6 Menit untuk Mencoblos
POS KUPANG/DION KOTA
Bupati TTS Provinsi NTT Epy Tahun didampingi sang istri, Oktovina Tahun-Lado, SH sedang memasukkan surat suara ke kotak suara, Rabu (17/4/2019).

POS KUPANG. COM, KUPANG - Pelaksanaan Pemilihan Umum serentak di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (17/4/2019), tampaknya berjalan lancar sesuai jadwal.

Di TPS 23 Kelurahan Kolhua, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, seorang pemilih membutuhkan waktu 5-6 menit untuk mencoblos.

Limit waktu itu terhitung sejak pemilih menerima surat suara dari KPPS, masuk bilik suara untuk mencoblos, melipat kembali surat suara pilpres, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Kupang, memasukkan surat suara ke dalam kotak suara dan mencelupkan jari pada botol tinta.

Sedangkan waktu seseorang berada di TPS bisa 20-30 menit jika tidak antre.

Di TPS yang diketuai Koni Niron ini, pencoblosan dimulai tepat pukul 07.00 Wita. Pemilih mulai berdatangan ke TPS mendaftarkan diri dan melaksanakan hak demokrasi lima tahunan secara baik.

Pantauan POS KUPANG. COM, proses pemilihan Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kota Kupang berjalan lancar. Ada pemilih yang mengabadikan momen pencoblosan dengan kamera ponsel usai mencoblos.

Suasana yang sama terlihat di TPS 05 dan 06 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi NTT.

Pelaksanaan coblos di 2 TPS tidak mengalami hambatan. Namun, warga yang datang terpaksa antre agak lama sejak menyerahkan surat undangan kepada KPPS.

Selain pemilih membutuhkan waktu cukup lama di bilik suara, tampaknya Ketua KPPS juga membutuhkan waktu cukup lama untuk menandatangani setiap kertas suara sampai dengan memanggil pemilih untuk menerima kertas suara menuju TPS.

Dampak dari proses yang cukup lama di meja KPPS, bilik suara yang tersedia sampai 5 tidak pernah terisi penuh pada saat yang sama. Lebih sering hanya 2 bilik suara yang terisi, sedangkan tiga lainnya masih kosong menunggu panggilan.

Hal-hal lain berjalan normal, termasuk mencelupkan jari kelingking ke dalam tinta yang disediakan KPPS.

(*)

POS KUPANG. COM - Suasana pemilihan di TPS 23 Kelurahan Kolhua. (foto via WA)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved