Dari Kekurangan Surat Suara Sampai Pemilih Yang Bingung Saat Pencoblosan, Terjadi di Mabar

Pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), diwarnai oleh kekurangan surat suara di beberapa TPS yang tersebar di sejumlah kecamatan,

Dari Kekurangan Surat Suara Sampai Pemilih Yang Bingung Saat Pencoblosan, Terjadi di Mabar
POS-KUPANG.COM/ Servan Mammilianus
suasana pencoblosan Pemilu 2019 di Manggarai Barat 

Dari Kekurangan Surat Suara Sampai Pemilih Yang Bingung Saat Pencoblosan, Terjadi di Mabar

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO- Pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), diwarnai oleh kekurangan surat suara di beberapa TPS yang tersebar di sejumlah kecamatan, Rabu (17/4/2019).

Pihak terkait baik KPU dan Bawaslu serta unsur kepolisian sibuk menangani hal itu demi menemukan solusi, seperti mendatangkan surat suara dari TPS lain yang mengalami kelebihan.

"Kekurangan surat suara ini terjadi di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Manggarai Barat," kata Ketua Bawaslu Mabar Simeon Sofan Sofian, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu sore itu.

TPS Unik di Rutan Ahmad Dhani dan Artis VA, Ajak Pemilih Lupakan Masa Lalu

Dijelaskannya, kekurangan surat suara terjadi di Desa Nanga Kantor Barat sebanyak 100 lembar untuk DPRD Kabupaten.
Di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Komodo juga kurang 100 lembar DPRD Kabupaten.

Di TPS 02 Desa Kempo, Kecamatan Mbeliling kekurangan 2 surat suara DPRD Provinsi dan 1 lembar DPRD Kabupaten.
Di TPS 06 Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor kekurangan 8 lembar surat suara DPRD Kabupaten.

Di Benteng Tado TPS 01, Kecamatan Lembor Selatan, kekurangan 100 lembar untuk pasangan presiden dan wakil presiden.

Di TPS 01 Pong Welak, Kecamatan Welak, kekurangan 80 lembar surat suara untuk DPRD Kabupaten.

Di TPS 01 Desa Langgo, Kecamatan Sanonggoang, kekurangan 75 surat suara untuk pasangan presiden dan wakil presiden.

Gubernur NTB: Siapapun Presiden Terpilih, Itulah yang Terbaik untuk Indonesia

Di TPS 03 Desa Watu Manggar kurang 34 surat suara untuk DPRD Provinsi NTT.

"Kami belum dapat laporan untuk Kecamatan Ndoso, Kuwus dan Kuwus Barat," kata Simeon.
Selain itu, beberapa pemilih terlihat bingung saat tiba di TPS.

Ada pemilih yang berasal dari luar Mabar hanya membawa KTP tanpa ada format lainnya.

"Saya sendiri belum tahu, bagaimana persyaratannya kalau memiliki KTP dari luar Manggarai Barat agar bisa memilih. Tadi saya mau coblos tetapi ternyata tidak bisa," kata Lalu saat ditemui di Wae Mata Labuan Bajo.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved