Bawaslu TTS Temukan Ada TPS Yang Alami Kekurangan Surat Suara

Dari pemantauan Bawaslu Kabupaten TTS dalam pelaksanaan pemilu, Rabu (17/4/2019) ditemukan masih adanya beberapa TPS mengalami kekurangan surat suara.

Bawaslu TTS Temukan Ada TPS Yang Alami Kekurangan Surat Suara
POS-KUPANG.COM/ DION KOTA
Ketua Bawaslu TTS, Melky Fay

Bawaslu TTS Temukan Ada TPS Yang Alami Kekurangan Surat Suara

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE- Dari pemantauan Bawaslu Kabupaten TTS dalam pelaksanaan pemilu, Rabu (17/4/2019) ditemukan masih adanya beberapa TPS yang mengalami kekurangan surat suara, khususnya surat suara presiden.

Di antaranya, TPS 1 Kelurahan Taubneno dan TPS 10 Kota Soe. Bahkan, kekurang surat suara yang terjadi mencapai angka 100 surat suara.

Hal ini terjadi akibat ketidak cermatan petugas saat melakukan pengepakan. Namun hal ini sudah diatasi dengan mengambil surat suara yang lebih dari TPS terdekat.

Dari Kekurangan Surat Suara Sampai Pemilih Yang Bingung Saat Pencoblosan, Terjadi di Mabar

Selain surat suara, ada juga TPS yang mengalami kekurangan C Plano, namun setelah Bawaslu melakukan koordinasi dengan KPU, petugas KPU Kabupaten TTS langsung mengantarkan C Plano yang kurang tersebut.

" Sejauh ini yang kurang-kurang logistik audah berhasil dilengkapi sehingga pelaksanaan pungut hitung berjalan dengan baik. Saat ini, proses perhitungan masih sementara berlangsung dan kita terus melakukan pengawasan," ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay.

Ketika ditanyakan terkait temuan money politic, Melky mengaku, sejauh ini pihaknya belum menemukan atau menerima laporan terkait dugaan pidana pemilu tersebut.

Namun pihak Bawaslu terus melakukan pengawasan dan pemantauan karena tahapan pemilu masih sedang berlangsung.

" Sejauh ini belum ada temuan atau laporan yang masuk terkait dugaan money politic. Namun, saya sudah memberikan instruksi ke tingkat bawah agar terus melakukan pengawasan dan patroli untuk mencegah praktek haram tersebut," ujarnya.

BREAKING NEWS: TPS 02 Nanga Kantor Barat Di Mabar Belum Coblos Karena Kekurangan Surat Suara

Ketika diminta untuk menilai proses pelaksanaan pemilu kali ini, Melky mengaku, sejauh ini proses yang berlangsung dinilai lebih baik dari pelaksanaan pemilu sebelumnya.

" Kalau dari pemantauan kita hingga saat ini, prosesnya berjalan dengan baik. Kekurangan yang ditemukan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan penyelenggaraan pemilu sebelumnya. Namun untuk menilai sukses atau tidaknya kita lihat nanti, karena proses masih berjalan," sebutnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved