7 Fakta Kasus Money Politics, dari Wakil Bupati Hingga Bawa Uang di Mobil Rp 1 Miliar

7 Fakta Kasus Money Politics, dari Wakil Bupati Hingga Bawa Uang di Mobil Rp 1 Miliar

7 Fakta Kasus Money Politics, dari Wakil Bupati Hingga Bawa Uang di Mobil Rp 1 Miliar
KOMPAS.com/HENDRI SETIAWAN
Satuan Reserse Kriminal Polres Karo beserta Bawaslu melakukan rilis operasi tangkap tangan money politik terhadap 5 orang yang diduga merupakan tim pemenangan calon legislatif dari salah satu partai. Barang bukti uang tunai senilai lebih dari Rp 200 juta juga dirilis pada Selasa (16/4/2019) dini hari di halaman Mapolres Karo. 

7 Fakta Kasus Money Politics, dari Wakil Bupati Hingga Bawa Uang di Mobil Rp 1 Miliar

POS-KUPANG.COM - Polisi mengamankan satu unit mobil yang membawa uang senilai Rp 1,075 miliar dan sejumlah atribut salah satu partai peserta pemilu di Lamongan, Jawa Timur, Senin (15/4/2019).

Polisi mengamankan dua pengendara di dalam mobil bernopol S 1976 JT yang terkena razia dalam rangka hari tenang menjelang Pemilu 2019.

Di Nias, polisi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang calon legislatif DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Partai Gerinda berinisial DRG pada hari ini, Selasa (16/4/2019). DRG diduga melakukan politik uang menjelang di masa hari tenang bersama tiga rekannya.

Jutaan lembar uang beredar liar menjelang pencoblosan pada Pemilu 2019 yang akan dihelat Rabu (17/4/2019).

Berikut ini fakta terkait dugaan politik uang ( money politik ) di sejumlah daerah jelang pencoblosan:

1. Mobil berisi uang Rp 1,075 miliar

Ketua Bawaslu Lamongan, Miftahul Badar, saat memberikan keterangan kepada awak media.

KOMPAS.com / HAMZAH Ketua Bawaslu Lamongan, Miftahul Badar, saat memberikan keterangan kepada awak media.

Aparat Polres Lamongan mengamankan satu mobil saat razia di Jalan Panglima Soedirman, Kota Lamongan.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved