5 Warga Ende Meninggal Terkena Penyakit DBD

2019 tercatat sudah 5 warga masyarakat Kabupaten Ende yang meninggal karena terserang penyakit deman berdarah dangue (DBD) masing-masing pada Bulan Ja

5 Warga Ende Meninggal Terkena Penyakit DBD
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Ahmad Gulung Kabid P2P Dinkes Ende 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Selama tahun 2019 tercatat sudah 5 warga masyarakat Kabupaten Ende yang meninggal karena terserang penyakit deman berdarah dangue (DBD) masing-masing pada Bulan Januari 1 orang dan Februari 2 orang serta Maret 1 dan April 1 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Ahmad Gulung mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Rabu (17/4/2019) di Ende.

Diduga Langgar Aturan soal Judi, Paul Scholes Terancam Hukuman FA

Ahmad mengatakan bahwa jika melihat perbandingan kasus korban deman berdarah di Kabupaten Ende di tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2018 lalu terjadi peningkatan kasus karena pada tahun 2018 tidak ada korban yang sampai meninggal dunia meskipun saat itu ada juga yang terkena penyakit DBD.

Ahmad mengatakan bahwa kasus DBD terjadi di hampir semua daerah dalam wilayah Flores karena adanya perubahan cuaca secara global sehingga terjadi peningkatan kasus.

Oleh karena itu pihaknya berharap adanya peran serta dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal sehingga tidak menjadi korban dari penyakit DBD.

Menkes Nila Moeloek Coblos di TPS Kuningan Timur Sejak Pagi

Hal yang paling sederhana guna menghindari diri dari penyakit DBD adalah selalu membersihkan tempat panampungan air minimal seminggu sekali juga menutup rapat tempat penampungan air juga mengubur kaleng-kaleng bekas agar tidak menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebar penyakit DBD.

“Dalam pantuan kami masih terlihat ada warga yang enggan mengubur batok kelapa sehingga ketika hujan datang air hujan tertampung di batok kelapa sehingga menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk,”kata Ahmad.

Ahmad mengatakan meskipun tercatat sudah ada 5 warga masyarakat Kabupaten Ende yang meninggal korban dari penyakit DBD namun secara umum Kabupaten Ende belum menaikan status menjadi kejadian luar biasa (KLB).

“Kalau untuk statusnya belum dinaikan menjadi kejadian luar biasa,”kata Ahmad. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved