Pemkab Malaka Buat Real Quick Count Pemilu, Ini Tujuaannya

Pemerintah Kabupaten Malaka menyediakan sarana hitung cepat pasti (real quick count) hasil pemilihan umum serentak di Kabupaten Malaka tanggal 17 Apri

Pemkab Malaka Buat Real Quick Count Pemilu, Ini Tujuaannya
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BERI ARAHAN---Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran memberikan arahan kepada petugas yang melaksanakan real quick count pemilu nasional di Haitimuk, Selasa (16/4/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN---Pemerintah Kabupaten Malaka menyediakan sarana hitung cepat pasti (real quick count) hasil pemilihan umum serentak di Kabupaten Malaka tanggal 17 April 2019.

Hasil quick count ini bukan sebagai hasil resmi. Hasil resmi tetap dikeluarkan oleh penyelenggara pemilu.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan di Haitimuk, Selasa (16/4/2019) mengatakan, pemerintah melakukan real quick count atau perhitungan cepat berdasarkan data hasil pemilu yang diperoleh dari TPS.

Ada tiga tujuan dari real quick count tersebut, pertama, membantu kepala daerah dalam memantau hasil penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Malaka secara terpusat. Karena kepala daerah dalam hal ini Bupati bertanggungjawab penuh dalam menyukseskan pemilu nasional tahun 2019. Salah satu tugas kepala daerah adalah memantau perkembangan hasil pemilu.

Kedua, Bupati tidak harus memantau satu per satu atau turun ke lapangan tetapi cukup dibantu dengan menggunakan alat tekonologi. Dari hasil real quick count ini bisa membantu kepala daerah untuk mengetahui perkembangan perolehan suara dari paslon presiden-wakil presiden, calon anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPPD kabupaten/kota dan DPD.

Ketiga, pemerintah menyediakan sarana real quick count agar masyarakat bisa mengakses data hasil pemilu yang lebih jelas. Dengan demikian, masyarakat umum tidak terpancing dengan informasi yang sesat.

Real quick count juga dapat meminimalisir potensi konflik di tengah masyarakat karena masyarakat sudah mendapatkan hasil pemilu yang sungguh jelas walaupun tidak resmi dikeluarkan lembaga penyelenggara.

Petugas yang melakukan real quick count ini adalah aparatur Pemerintah Kabupaten Malaka yang memiliki latar belakang pendidikan teknik komputer dan jaringan.

Pegawai yang bertugas sebanyak 36 orang dari 12 kecamatan. Masing-masing kecamatan sebanyak tiga orang. Tiap orang memiliki tugas yakni, satu orang bertugas menelpon orang yang sudah ditugaskan di TPS, satu orang menulis dan satu orang lagi menginput data. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved