Pemerintah Bangun Bendung Irigasi Baing di Sumba Timur

Bendung Irigasi Baing nantinya mampu mengairi 2000 hektar (ha) lahan irigasi di wilayah itu. Sosialisasi pembangunan Bendung Irigasi Baing dihadiri ma

Pemerintah Bangun Bendung Irigasi Baing di Sumba Timur
dokumen PPK Irigasi III PJSA NT II
Suasana saat sosialisasi pembangun Bendung Irigasi Baing Sumba Timur, di Kantor Desa Laipandak, Kecamatan Wula Waijelu, Sumba Timur, tanggal 8 APril 2019 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM -Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, cq Ditjen Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II), pada tahun ini membangun Bendung Irigasi Baing, di wilayah Kecamatan Wula Waijelu, Kabupaten Sumba Timur.

Kepala Satker NVT PJPA Nusa Tenggara II Provinsi NTT, Fernando Radjagukguk, ST, MT melalui PPK Irigasi dan Rawa III, Bonefasius Jas, SST, membenarkan hal itu saat diwawancarai wartawan Pos Kupang.com, di Kupang, Selasa (16/4/2019).

Menurut Bonefasius, detail desain Bendung Irigasi Baing Sumba Timur sudah dilakukan sejak tahun 2018 lalu, dan baru pada tahun 2019 dilakukan pembangunan fisik bendung.

"Bendung Irigasi Baing nantinya mampu mengairi 2000 hektar (ha) lahan irigasi di wilayah itu. Sosialisasi pembangunan Bendung Irigasi Baing dihadiri masyarakat, elemen masyarakat unsur kecamatan, kapolsek, babinsa, kepala desa serta tokoh masyarakat setempat. Dan sosialisasi dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni tanggal 23 Maret serta tanggal 8 April 2019, di Desa Laipanda, Kecamatan Wula Waijelu," jelas Bonefasius Jas.

Bone Jas lebih jauh menjelaskan, sejak tahun 1977 ada impian/harapan masyarakat wilayah Wula Waijelu agar bisa dibangun sebuah bendung irigasi guna  mengaiiri lahan pertanian potensial di wilayah itu. Namun harapan para orangtua di wilayah itu sejak puluhan tahun silam baru bisa terwujud di tahun 2019.

IniJadwal Piala Indonesia, Rencana 8 Besar hingga Final Kandang-Tandang

"Seluruh masyarakat sangat mendukung dan sangat senang karena impian para orangtua mereka sejak tahun 1977 silam ternyata baru bisa terlaksana pembangunannnya tahun 2019. Tentu masyarakat sangat bersyukur karena muara pembangunan nantinya juga akan dinikamti oleh masyarakat. Tujuan pembangunan, yakni  untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ," jelas Bone.

BREAKINGNEWS- Timses Caleg Parpol di Nagekeo Ditangkap Warga terkait Dugaan Money Politik

Tentang masih ada oknum warga yang kurang mendungkung pembangunan bendung, Bonefasius mengakui masih ada satu orang warga yang masih keberatan, namun pihaknya akan terus membangun komunikasi untuk sebuah tujuan yang mulia serta tujuan yang lebih besar demi kesejahteraan masyarakat.

"Tahun ini dibangun fisik bendungnya, dan tahun 2020 mulai dibangun jaringan irigasi primer dan sekunder. Dan pembangunan jaringan primer dan sekuder akan dilaksanakan kurang lebih dalam empat tahun ke depan," paparnya. (fen).

Sosialisasi pembangun Bendung Irigasi Baing di Sumba Timur

Sosialisasi pembangun Bendung Irigasi Baing di Sumba Timur (dokumen PPK Irigasi III PJSA NT II)

Kepala SNVT PJPA NT II, Fernando Radjagukguk, ST, MT (kedua kiri), Ir. Yayat Sumaryat, MT, saat sosialisasi Bendung Baing Sumba Timur
Kepala SNVT PJPA NT II, Fernando Radjagukguk, ST, MT (kedua kiri), Ir. Yayat Sumaryat, MT, (kiri) saat sosialisasi Bendung Baing Sumba Timur (istimewa)
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved