Jalan Digenangi Air, Guru dan Siswa  SMAN 1 Pemana  Masuk Kelas Kaki Kosong

Gedung SMAN 1 Pemana di Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur tampak megah dari luar. Ada 203

Jalan Digenangi Air, Guru dan Siswa  SMAN 1 Pemana  Masuk Kelas Kaki Kosong
FOTO/DINAS  INFOKOM SIKKA
Guru dan pegawai  SMAN 1 Pemena  di  Kecamatan Alok,  Pulau  Flores, Propinsi NTT  berjalan  menuju  sekolah itu, Senin  (15/4/2019). 

Laporan Wartawan  Pos-kupang.com, eginius  mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Gedung  SMAN  1 Pemana  di  Kecamatan  Alok,   Kabupaten  Sikka,  Pulau  Flores, Propinsi Nusa Tenggara  Timur     tampak megah  dari luar. Ada  203  siswa/i dan  25 orang  guru bernaung di sekolah itu.

Mengunjungi sekolah  ini  pada musim  hujan  bakal kerepotan. Jalan masuk ke  sekolah itu penuh  genang air dan lumpur.  Siswa/i dan  guru  yang  datang   menghindari  dari  genangan agar sepatu  dan  seragam  tidak  basah.

Informasi  yang diperoleh  POS-KUPANG.COM,   dari  staf Dinas  Infokom Sikka, Selasa    (16/4/2019) pagi  mengunjungi  Pemana, Senin  (15/4/2019)  mendapati  genangan   pada jalan  masuk di  dalam halaman sekolah itu.  Jalan masuk ditaruh batu   ceper sebagai  tempat pijakan.

Di Kota Kupang, Warga Masih Antre Ambil Form A5

Siswa  dan  guru menanggalkan sandal dan sepatu  di tangga  teras sekolah, agar ruangan  belajar  tidak  lumpur.

Kepala  SMA Negeri I Pemana, H. Pagili, S.Pd,  kepada  staf  Dinas Infokom  mengakui   bila  musim hujan jalan masuk menuju sekolah digenangi air dan halaman sekolah penuh lumpur.  

“Siswa  dan guru gulung celana, karena halaman sekolah  digenangi air,” kata   staf  Dinas  Infokom Sikka, minta  tak  dipublikasikan  identitasnya. *

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved