DPC PKB Nagekeo Tegaskan Tidak Ada Money Politik

DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nagekeo memberikan klarifikasi terkait dugaan money politik oleh tim sukses dari PKB di Dusun IV Aeramo

DPC PKB Nagekeo Tegaskan Tidak Ada Money Politik
istimewa
Barang bukti yang telah diamankan saat OTT Diduga Money Politik di Mbay Kabupaten Nagekeo, Senin (15/4/2018) malam. 

DPC PKB Nagekeo Tegaskan Tidak Ada Money Politik

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nagekeo memberikan klarifikasi terkait dugaan money politik oleh tim sukses dari PKB di Dusun IV Desa Aeramo Kabupaten Nagekeo.

Wakil Ketua DPC PKB Nagekeo, Nikolaus Hema Daeng, menjelaskan, tim penghubung dari DPC PKB tidak melakukan money politik.

Nikolaus menegaskan yang benar adalah petugas dari sekretariat PKB sedang menjalankan tugas guna menyerahkan surat mandat dan uang operasional para saksi sebesar Rp 250 ribu dan dua buah kartu nama caleg Dapil I Kabupaten Nagekeo atas nama Safar dan Ferdinandus Paju, sebagai pegangan bagi saksi, bukan diperuntukkan membagi-bagikan ke warga.

Warga Amankan Pelaku Money Politik, Tim Bawaslu Matim Terjun ke Golo Wunis

"Tidak benar informasi yang beredar di medsos terkait adanya money politik Timses dari PKB.  Hal itu yang perlu kami klarifikasi. Yang benar itu petugas partai PKB kami yang bernama Iwan dan Gafur ditugaskan ke wilayah Desa Aeramo, dusun IV Flora untuk memberikan surat mandat dan menyerahkan uang operasional kepada saksi yang sudah direkrut oleh pihak DPC PKB. Petugas partai yang di tugaskan untuk mengantar surat mandat saksi itu juga memiliki surat tugas dari DPC PKB,"ungkap Nikolaus, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Kolikapa Mbay Kabupaten Nagekeo, Selasa (16/4/2019).

Nikolaus yang di dampingi, Ketua DPC PKB Nagekeo, Safar dan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPC PKB Nagekeo Syukur Pua Saba, pada kesempatan itu menyampaikan, kedua petugas dari PKB meliliki surat tugas resmi dengan nomor 015/DPC/PKB/NGK/4/2019.

Surat itu untuk Iwan dan Gafur yang pada saat itu hendak menyerahkan surat mandat dan uang operasional kepada saksi di wilayah Desa Aeramo, Senin (15/4/2019) malam.

Bawaslu TTS Siap Tindak Tegas Money Politik di PSU Pilbup TTS

Nikolaus mengaku didalam amplop yang berisi surat mandat untuk saksi dan uang saksi sebesar Rp 250 ribu rupiah, kartu nama caleg atas nama Ferdinandus Paju dan Safar dan sebuah kwitansi tanda terima dan tidak ada kartu nama caleg lain sebagaimana informasi yang beredar.

"Uang dan kartu itu semata-mata untuk saksi bukan untuk dibagi-bagikan ke warga. Uang operasional itu diperuntukkan kepada saksi, sejak pemungutan serta penghitungan suara hingga saksi tersebut menyerahkan hasil rekapitulasi suara selasai di TPS tersebut dan mengantarkan kembali ke Sekretariat DPC PKB Nagekeo," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved