Di TTS Dari 154 SMP Hanya 6 SMP Yang Selenggarakan UNBK

Dari total 154 sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di kabupaten TTS hanya 6 SMP yang tahun ini menyelenggarakan UNBK.

Di TTS Dari 154 SMP Hanya 6 SMP Yang Selenggarakan UNBK
POS-KUPANG.COM/ Dion Kota
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten TTS Edison Sipa sedang menyerahkan naskah ujian nasional kepada perwakilan kepala sekolah tingkat SMP di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten TTS. 

Di TTS Dari 154 SMP Hanya 6 SMP Yang Selenggarakan UNBK

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM | SOE- Dari total 154 sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di kabupaten TTS hanya 6 SMP yang tahun ini menyelenggarakan UNBK.

Sedangkan 148 sekolah lainnya menyelenggarakan ujian nasional berbasis kertas pensil (UNKP). Data tersebut membuat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten TTS, Edison Sipa tak senang.

Menurutnya, sekolah-sekolah lain di dalam Kota Soe seharusnya sudah bisa menyelenggarakan UNBK namun anehnya masih memilih menyelenggarakan UNKP.

Oleh sebab itu pada tahun ajaran 2019/2020 mendatang dirinya menargetkan seluruh sekolah dalam kota Soe harus menyelenggarakan UNBK.

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Distrik Halal di Kawasan GBK

" Jujur saja Bapak Bupati marah gara-gara angka sekolah penyelenggara UNBK kita sangat kecil hanya nol koma sekian. Padahal, wilayah dalam kota Soe ini tidak ada masalah dengan jaringan internet. Kenapa tidak selenggarakan? Sedangkan SMP Negeri 1 Amanuban Selatan dan SMP Terbuka Amanuban Selatan sudah menyelenggarakan UNBK. tahun depan seluruh SMP dalam kota Soe wajib UNBK. Mulai sekarang lakukan persiapan dengan membeli komputer server dan perlengkapan lainnya," tegas Edison kepada para kepala sekolah yang menghadiri acara penyerahan naskah UNKP di halaman kantor Dinas Pendidikan, Selasa (16/4/2019) pagi.

Selain SMP Negeri 1 Amanuban Selatan dan SMP Terbuka Amanuban Selatan, empat sekolah lainnya yang menyelenggarakan UNBK adalah SMPK Saint Vianney, Soe, SMP Kristen Harapan Soe, SMP Negeri 3 Soe serta MTS Al- Iklhas Soe. Sedangkan untuk sekolah penyelenggara UNKP sebanyak 80 sekolah dan sekolah bergabung sebanyak 68 sekolah.

Usai membagikan naskah UNKP, Edison berharap para kepala sekolah bisa membangun komunikasi dengan Polsek setempat untuk membantu melakukan pengamanan naskah ujian.

Kepolisian Malaysia Kerja Sama dengan Polri Usut Penemuan Surat Suara Pemilu

Jika dimungkinkan, naskah ujian bisa disimpan di kantor Polsek setempat, namun jika memang tidak memungkinkan dan harus disimpan di sekolah segera lakukan kordinasi dengan Polsek guna membantu melakukan pengamanan.

" Pelaksanaan ujian nasional sendiri mulai tanggal 23 hingga 27 April mendatang. Jadi masih ada waktu satu minggu sebelum pelaksanaan ujian. Oleh sebab itu lakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna membantu proses pengamanan," pinta Edison.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah dan sertifikasi kepada para juara olimpiade sains Nasional tingkat kabupaten TTS untuk mata pelajaran matematika, IPA dan IPS.

Untuk mata pelajaran matematika, juara pertama diraih Kezia Saudale dari SMP Negeri 1 Soe, juara dua Andreas Kurniawan dari SMP Kristen Harapan dan juara ketiga Febri Kune dari SMP Satap Bonak.

ICW Beberkan 9 Menteri Kabinet Kerja Tak Rutin Menyerahkan LHKPN

Untuk mata pelajaran IPA, juara pertama diraih Wening Liunokas dari SMP Negeri 1 Soe, juara dua Putri Tampani dari SMP Kristen Harapan dan juara ketiga, Nofsirwan Benu dari SMP Satap Basmuti.

Sedangkan untuk mata pelajaran IPS, juara satu diraih Grace Tanesi dari SMP Negeri 1 Mollo Utara, juara kedua, Jika Snae dari SMP Negeri 1 Soe dan juara ketiga, Lintang Kase dari SMP St. Petrus Oinlasi. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved