Dekorasi TPS 17 Prailiu, Sumba Timur Gunakan Kain Tenun Sumba Timur Harganya 80 Juta

TPS 17 di RT 013, Kampung Kalu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur,didekorasi dengan kain tenun ikat khas Sumba

Dekorasi TPS 17 Prailiu, Sumba Timur Gunakan Kain Tenun Sumba Timur Harganya 80 Juta
POS-KUPANG.COM/ Robert Ropo
TPS 17 Prailiu, Sumba Timur1 

Dekorasi TPS 17 Prailiu, Sumba Timur Gunakan Kain Tenun Sumba Timur Harganya 80 Juta

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU- Besok adalah moment pesta demokrasi terbesar di Indonesia untuk Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019. Hari ini sudah mulai setiap lokasi tempat pemungutan suara (TPS) mulai dipersiapkan oleh para petugas KPPS masing-masing.

Namun, di TPS 17 di RT 013, Kampung Kalu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi NTT cukup unik, sebab petugas KPPS mendekorasikan lokasi TPS yang bertempat di Homestey Ama Tukang itu dengan puluhan kain tenun ikat khas Sumba Timur dengan motif yang berbeda-beda mulai dari gambar burung Garuda, mamuli, kuda, buaya, rusa, kala jengking, ayam, monyet, dan sejumlah gambar motif lain corak Sumba Timur.

TPS 17 Prailiu, Sumba Timur
TPS 17 Prailiu, Sumba Timur (POS-KUPANG.COM/ Robert Ropo)

Lokasi TPS ini juga bukan hanya unik, tetapi boleh dibilang TPS yang mungkin termahal di Indonesia. Pasalnya kain-kain tenun ikat khas Sumba Timur yang didekorasikan di lokasi TPS itu dengan harga dari 3 juta hingga mencapai 80 juta rupiah perlembar. Dekorasi di TPS dengan membaluti kain tenun ikat Sumba Timur itu kerja sama KPPS dengan sanggar Rambu Chiko.

Identifikasi TPS Rawan, Bawaslu Jatim Temukan 691 TPS Jadi Tempat Praktik Politik Uang

Adapun dinding, meja, tiang-tiang pada TPS itu semua dibaluti dengan kain tenun Sumba Timur dan selendang.

Ketua KPPS 17 RT 013 Kelurahan Prailiu Agustinus Tonga Retang kepada POS-KUPANG. COM, Selasa (16/4/2019) mengatakan dekorasi itu sengaja dibuat petugas KPPS bekerja sama dengan Sanggar Rambu Chiko untuk menarik para pemilih untuk terlibat memilih agar tidak golput.

Selain itu, Kata dia, dekorasi dengan dipajangnya kain tenun ikat itu sebagai bentuk promosikan kain tenun ikat Sumba Timur agar bisa terkenal dan dengan harapanya agar ada yang bisa membelinya.

TPS 17 Prailiu, Sumba Timur1
TPS 17 Prailiu, Sumba Timur1 (POS-KUPANG.COM/ Robert Ropo)

"Jadi dipajangnya kain tenun ikat ini selain karena Pemilu, tetapi juga ini juga merupakan sentral kain tenun ikat sehingga melalui moment ini juga kita promosikan kain tenun ikat Sumba Timur ini. Harapan ya ada yang beli, tapi kalau untuk datang selfie saja silahkan kita terbuka yang penting Pemilu sukses,"tandas Agustinus.

Bawaslu Sumbar Soroti Tak Tersedia TPS Khusus Lapas

Agustinus juga mengatakan, kain yang dipajangkan pada TPS ini dengan harga termahal 80 juta dan terendah harga 3 juta perlembar.

"Kalau dihitung bajetnya seperti kita ikut pameran di luar daerah bisa sampai 1,8 miliyar rupiah. Kita dekorasi dengan pajangnya kain ini kerja sama petugas KPPS dengan pemilik kain Sanggar Rambu Chiko,"pungkas Agustinus. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved