BPJS Keshatan Maumere Bayar Klaim dan Kapitasi Rp 6,5 Miliar

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Maumere telah merealisasikan pembayaran klaim dan kapitasi Rp 6.575.912.698.

BPJS  Keshatan Maumere  Bayar Klaim dan Kapitasi Rp  6,5  Miliar
POS-KUPANG.COM/ EGINIUS MOA
Pejabat Pengganti Sementara (PpS) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Maumere, Johan Riawan (pegang mikrofon) memberikan penjelasan pembayaran klaim dan kapitasi, Selasa (16/4/2019) 

BPJS  Keshatan Maumere  Bayar Klaim dan Kapitasi Rp  6,5  Miliar

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Eginius  Mo’a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Badan  Penyelenggara  Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan Kantor  Cabang  Maumere telah merealisasikan pembayaran  klaim dan kapitasi  Rp  6.575.912.698, kepada 81 FKTP  dan 14 FKRTL   dari  enam rumah sakit, empat  optik  dan  empat  apotek di   Kabupaten  Sikka, Flores  Timur dan  Lembata, Propinsi Nusa  Tenggara Timur.

“Pembayaran  sudah dilakukan  15 April  2019. Nilai   terbesar diterima   RSUD dr.TC  Hillers  Maumere karena merupakan RS  Tipe C. Nominalnya silahkan dicek  ke  RSUD setempat atau  klik di website BPJS Kesehatan,”kata  Pejabat Pengganti Sementara  (PpS) Kepala  BPJS Kesehatan  Cabang Maumere, Johan  Riawan, kepada  wartawan  Selasa   (16/4/2019) siang di  Maumere.

Johan menjelaskan  jatuh tempo pembayaran  klaim dan dana  kapitasi disesuaikan  dengan pengajuan  dari   FKRTL.  Kali  ini  pembayaran  dana  kapitasi dan  klaim  telah dilaksanakan 15 April 2019.

BPJS Bayar Hutang Klaim Rumah Sakit, Ini Nominalnya

Badan Usaha Segera Daftarkan Pekerjanya di BPJS Kesehatan

Dikatakannya, secara nasional  BPJS Kesehatan  telah  menggelontorkan dana  Rp  11  triliun  membayar hutang klaim jatuh  tempo  BPJS  Kesehatan   kepada rumah sakit.  Di  luar itu,  BPJS Kesehatan   juga  membayar Rp 1,1  triliun   dalam bentuk  dana kapitasi  kepada  fasilitas  kesehatan  tingkat pertama   (FKTP).

 Dilunasinya  hutang  klaim jatuh tempo ini diharapkan  penyedia  fasilitas kesehatan  menjalankan kewajibannya memberikan pelayanan kesehatan   yang lebih   optimal kepada  pasien  JKN-KIS.    

 ‘Kami  akan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan  yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan  tanpa diskriminasi. Masyarakat semakin  yakin   bahwa program ini  akan  terus  berlangsung,  rumah sakit akan  lebih  tenang dan  tenaga kesehatan akan  merasa   nyaman,”  ujar Johan.(*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved