Bawaslu Sumba Timur Sudah 2 Malam Lakukan Patroli Antisipasi 'Serangan Fajar'

Antisipasi 'serangan fajar' atau money politic (politik uang) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumba Timur sudah dua malam melakukan patroli

Bawaslu Sumba Timur Sudah 2 Malam Lakukan Patroli Antisipasi 'Serangan Fajar'
POS-KUPANG.COM/ Robert Ropo
Ketua Bawaslu Sumba Timur Anwar Engga, SE. 

Bawaslu Sumba Timur Sudah 2 Malam Lakukan Patroli Antisipasi 'Serangan Fajar'

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU- Antisipasi  'serangan fajar' atau money politic (politik uang) pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumba Timur sudah dua malam melakukan patroli.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Timur Anwar Engga, SE menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Selasa (16/4/2019) pagi.

Sedangkan untuk malam ini, kata dia, petugas pengawas akan stand by atau berkonsentrasi di lokasi masing-masing untuk menjaga ketat, Sedangkan untuk anggota Banwaslu akan melakukan patroli.

Besok Coblosan, Barang-Barang Ini Jangan Sampai Tertinggal Ya, Harus Kamu Bawa saat ke TPS

"Harapanya agar tidak ada yang melakukan politik uang atau lakukan serangan fajar ini,"pinta Anwar.

Anwar juga menjelaskan, terkait pengawasan logistik untuk surat suara semua sudah ada. Terakhir yang kekurangan 19.751 surat suara itu juga sudah tiba dan diterima KPU sumba Timur, Selasa (16/4/2019) pagi dikirim KPU RI melalui pesawat Wings Air.

Sementara dalam pendistribusian logistik, kata dia, sejak H-4 sampai dengan hari ini H-1 tidak ada kendala, meskipun ada sedikit kendala berupa sejumlah tempat seperti di Pinu Pahar dan Matawai La Pawu karena kesulitan medan, namun sudah diselesaikan dengan aman.

KPU Gelar Lomba Menghias TPS

"Dalam pendistribusian logistik ini juga semua berjalan aman. Dalam pendistribusian logistik Pemilu ini juga diawasi langsung oleh petugas sehingga aman,"ungkap Anwar.

Terkait alat peraga kampaye (APK), jelas Anwar sudah sebagian diturunkan di wilayah Sumba Timur dan batas akhir paling lambat semua APK diturunkan pada hari ini.

"Sebagian besar APK sudah diturunkan, tinggal 1 dan 2 saja tetapi hari ini pasti habis karena batas akhir hari ini paling lambat semua APK harus sudah diturunkan,"ungkap Anwar. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved