Bawaslu Ende Ingatkan Caleg Untuk Tidak Lagi Berkampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ende mengingatkan para caleg di daerah itu untuk tidak lagi berkampanye di masa tenang

Bawaslu Ende Ingatkan Caleg Untuk Tidak Lagi Berkampanye
POS-KUPANG.COM/ ROMUALDUS pIUS
Ketua Bawaslu Ende,Natsir Koten. 

Bawaslu Ende Ingatkan Caleg Untuk Tidak Lagi Berkampanye

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ende mengingatkan para caleg di daerah itu untuk tidak lagi berkampanye karena telah memasuki masa tenang karena Bawaslu Kabupaten Ende mensinyalir masih ada oknum caleg yang berkampanye melalui media sosial.

Ketua Bawaslu Kabupaten Ende, Natsir Koten mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com,Selasa (16/4/2019) di Ende.
Natsir mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan pengaduan dari warga yang menyatakan bahwa ada oknum caleg yang melakukan kampanye menggunakan media sosial terutama melalui face book.

Oleh karena itu pihaknya mengingatkan kepada oknum caleg tersebut agar jangan lagi melakukan karena dikategorikan sebagai sebuah bentuk pelanggaran kampanye.

Distribusi Logistik ke Pulau Terluar, Lantamal VII Kerahkan Kapal Perang Weling

“Tahapan kampanye sudah lewat sekarang sudah memasuki masa tenang jadi segala aktifitas yang terkait dengan kampanye diharapkan tidak lagi dilakukan karena menurut saya waktu 7 bulan itu cukup panjang untuk melakukan sosialisasi diri kepada masyarakat,”kata Natsir.

Natsir meminta kepada masyarakat untuk melapor apabila ditemukan ada oknum caleg yang melakukan kampanye baik secara langsung ataupun memenfaatkan keberadaan media sosial.

Selain mengingatkan para caleg untuk tidak melakukan kampanye Bawaslu juga meminta kepada para caleg untuk tidak melakukan tindakan yang dikategorikan pelanggaran Pemilu seperti membagi-bagikan sembako atau uang kepada warga dengan iming-iming atau janji politik agar memilih yang bersangkutan pada saat pencoblosan nanti.

Natsir mengatakan bahwa di daerah lain sudah banyak yang tertangkap karena melakukan politik uang dan dia berharap agar kejadian yang sama tidak terjadi di Kabupaten Ende.

Besok Coblosan, Inilah 40 Lembaga yang Bakal Gelar Quick Count, Simak Live Streaming POS-KUPANG.COM

Natsir meminta kepada para caleg untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dan biarkan masyarakat memilih sesuai dengan hati nurani yang bersangkutan karena bagaimanapun saat ini adalah era demokarasi yang mana masyarakat secara bebas menentukan pilihan mereka tanpa harus terintimidasi atau iming-iming uang.

Natsir juga mengingatkan kepada masyarat agar tidak mudah tergoda oleh bujuk rayu oknum caleg yang mengiming-iming memberikan uang ataupun barang karena caleg yang tipe demikian adalah caleg yang tidak bertanggunjawab akan nilai-nilai demokrasi.

“Masyarakat Kabupaten Ende harus berani menolak apabila ada oknum caleg yang hendak memberikan uang atau barang karena yang harus diketahui bahwa bagi yang memberi dan menerima sama-sama mendapatkan hukuman,”kata Natsir.

Tahanan Kota Masuk DPT Polda Metro Jaya, Terdaftar 538 Tahanan Akan Mencoblos

Natsir mengatakan bahwa jika sebelumnya hanya yang memberi uang dikenakan hukuman maka sekarang ini bagi yang menerima juga diberikan hukuman. Hal ini yang harus dipahami masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam politik uang.

Natsir mengatakan bahwa Bawaslu akan melakukan patroli untuk memastikan bahwa pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Ende benar-benar terlaksana sesuai dengan aturan yang berlaku. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved