Ini Tanggapan Tunggal Putra Indonesia Anthony Ginting Pasca Kalah dari Momota di Final

Indonesia hanya bisa membawa pulang dua predikat runner-updari turnamen Singapore Open 2019 yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, 9-14 April

Ini Tanggapan Tunggal Putra Indonesia Anthony Ginting Pasca Kalah dari Momota di Final
ANTARA FOTO/HO/HUMAS PP PBSI
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final China Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (23/9/2018). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara China Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19. 

POS KUPANG.COM -- Indonesia hanya bisa membawa pulang dua predikat runner-updari turnamen Singapore Open 2019 yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, 9-14 April 2019.

Kedua titel tersebut diraih oleh pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Gintingdan pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Anthony gagal naik ke podium kampiun setelah dikalahkan pemain nomor satu dunia dari Jepang, Kento Momota, dengan skor 21-10, 19-21, 13-21.

Sementara itu, Ahsan/Hendra tumbang di tangan wakil Negeri Sakura lainnya, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol, Atletico Madrid Pangkas Jarak dari Barcelona

Anthony sebetulnya punya kans menjuarai Singapore Open 2019.

Terlebih lagi, dia mampu menang telak dengan keunggulan 11 poin atas Momota pada gim pembuka.

Namun, Anthony gagal memanfaatkan situasi di atas angin yang sudah didapat sejak memimpin skor 16-11 pada gim kedua dan 12-8 pada gim ketiga.

Gara-gara itu, Anthony pun berbalik tertinggal dan pada akhirnya kalah dari Momota.

Liga Spanyol- Real Madrid Kehilangan Wibawa sejak Cristiano Ronaldo Gabung Juventus

"Pada gim pertama, saya memang pegang kendali pertandingan sampai selesai," ucap Anthony dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

"Tadi pas gim kedua, sempat unggul dan mepet juga poinnya sampai akhir. Cuma, pas poin-poin kritis, saya enggak bisa menggunakan kesempatan," kata dia.

"Gim ketiga, saya berusaha ambil poin sebanyak-banyaknya karena lapangan enak. Namun, pas pindah lapangan, Momota lebih antisipasi. Sama seperti pada akhir gim kedua," tutur Anthony lagi.

Selain gagal mengantar ke podium kampiun, kekalahan pada babak final Singapore Open 2019 juga kian membuat Anthony Sinisuka Ginting inferior dari Kento Momota.

Hingga duel ke-10 tadi, Momota unggul 7-3.

Tiga pertemuan terakhir, yakni final Singapore Open 2019, perempat final Indonesia Masters 2019, dan babak kesatu Denmark Open 2018, bahkan selalu bisa dimenangi Momota. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved