Bawaslu Minta Warga Ende Diminta Jauhi Politik Uang

Ketua Bawaslu Ende minta Warga Kabupaten Ende agar menjauhi politik uang

Bawaslu Minta Warga Ende Diminta Jauhi Politik Uang
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Lapangan Kepada Stakeholder Tingkat Kabupaten Ende, Senin (15/4/2019) di Aula Hotel Flores Mandiri, Ende. 

Ketua Bawaslu Ende minta Warga Kabupaten Ende agar menjauhi politik uang

POS-KUPANG.COM | ENDE - Ketua Bawaslu Kabupaten Ende, Natsir Koten mengajak kepada masyarakat Kabupaten Ende untuk menjauhi politik uang dan apabila ada oknum caleg yang hendak memberikan uang maka harus secara tegas menolak karena apabila tidak maka yang bersangkutan bisa terkena pidana.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ende, Natsir Koten mengatakan hal itu pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengawasan lapangan kepada stakeholder Tingkat Kabupaten Ende, Senin (15/4/2019) di Aula Hotel Flores Mandiri, Ende.

Pesawat Hercules Angkut 193 Koli Surat Suara Pengganti Tujuh Kabupaten di Flores

"Sekarang bagi yang memberi dan menerima uang juga sama-sama terkena ancaman pidana jadi jangan coba-coba menerima kalau ada pemberian uang dari oknum caleg,"kata Natsir.

Selain uang hal yang patut diwaspadai adalah adanya pembagian sembako gratis dan barang lainnya dari caleg kepada masyarakat karena hal itu dikuatirkan ada muatan politik.

Satpol PP Kota Kupang Sisir APK

"Jangan menghambakan diri dengan uang namun tentukan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani,"kata Natsir.

Natsir juga meminta agar warga bisa menuaikan hak pilihnya dan jangan memilih menjadi golput karena bagaimanapun satu suara ikut menentukan nasib bangsa dan daerah.

Pelaksanaan sosialisasi pengawasan lapangan kepada stakeholder Tingkat Kabupaten Ende, Senin (15/4/2019) di Aula Hotel Flores Mandiri, Ende diikuti tokoh masyarakat dan pemuda juga tokoh wanita di Kabupaten Ende. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)
POS-KUPANG.COM | ENDE - Ketua Bawaslu Kabupaten Ende, Natsir Koten mengajak kepada masyarakat Kabupaten Ende untuk menjauhi politik uang dan apabila ada oknum caleg yang hendak memberikan uang maka harus secara tegas menolak karena apabila tidak maka yang bersangkutan bisa terkena pidana.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ende, Natsir Koten mengatakan hal itu pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengawasan lapangan kepada stakeholder Tingkat Kabupaten Ende, Senin (15/4/2019) di Aula Hotel Flores Mandiri, Ende.

"Sekarang bagi yang memberi dan menerima uang juga sama-sama terkena ancaman pidana jadi jangan coba-coba menerima kalau ada pemberian uang dari oknum caleg,"kata Natsir.

Selain uang hal yang patut diwaspadai adalah adanya pembagian sembako gratis dan barang lainnya dari caleg kepada masyarakat karena hal itu dikuatirkan ada muatan politik.

"Jangan menghambakan diri dengan uang namun tentukan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani,"kata Natsir.

Natsir juga meminta agar warga bisa menuaikan hak pilihnya dan jangan memilih menjadi golput karena bagaimanapun satu suara ikut menentukan nasib bangsa dan daerah.

Pelaksanaan sosialisasi pengawasan lapangan kepada stakeholder Tingkat Kabupaten Ende, Senin (15/4/2019) di Aula Hotel Flores Mandiri, Ende diikuti tokoh masyarakat dan pemuda juga tokoh wanita di Kabupaten Ende. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved