KOMMPAK Kunjungi Panti Asuhan St. Louis De Monfort

Salut, Kerukuran Orang Muda Manggarai Panga Kupang (KOMMPAK) yang telah mengunjungi dan berbagi kasih dengan anak-anak di panti asuhan

KOMMPAK Kunjungi Panti Asuhan St. Louis De Monfort
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
KOMMPAK ketika berbagi kasih dengan anak panti asuhan St.Louis De Monfort 

KOMMPAK Kunjungi Panti Asuhan St. Louis De Monfort

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM| KUPANG- Penanggungjawab Panti Asuhan St. Louis De Monfort Sikumana mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Kerukuran Orang Muda Manggarai Panga Kupang (KOMMPAK) yang telah mengunjungi dan berbagi kasih dengan anak-anak di panti asuhan setempat.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu (13/4/2019), KOMMPAK sudah tiba di Panti Asuhan St. Louis De Monfort yang terletak di Jalan Oebolifo III, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Mereka diterima oleh anak-anak panti dan juga Penanggungjawab Panti, Suster. Stanisia dan Sr.Epifania serta Sr. Yosefani.

Setelah acara penyerahan bingkisan dari KOMMPAK, Suster Stanisia menyampaikan terima kasih kepada KOMMPAK yabg turut peduli terhadap anak -anak yang ada di Pantai tersebut.
"Kami ucapkan terima kasih kepada KOMMPAK yabg sudah datang dan berbagi dengan kami," kata Sr. Stanisia.

Bangun Kesadaran Sosial, Mahasiswa Katolik Kunjungi Panti Asuhan

Sr. Stanisia mengatakan, anak-anak di Panti Asuhan itu berjumlah 50 orang .
"Ada satu cacat dan tidak bisa berbuat apa-apa.Anak yabg cacat ini diantar oleh Dinsos NTT ," kata Sr. Stanisia.

Dia mengakui, semua anak yang ada di panti itu semuanya sekolah mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi.

Dia menjelaskan, penghuni panti itu berasal dari sejumlah daerah di NTT ,bahkan ada dua orang yang berasal dari Papua," kata Sr. Stanisia.

Sedangkan kebutuhan, Sr. Stanisia mengakui, selain bantuan dari kongregasi , juga ada dari donatur.
Bantuan yang masuk nanti diterima kemudian diatur dan diolah untuk kebutuhan mereka.
"Anak-anak ini ada yang sudah tamat SMA/SMK, kitta kembalikan ke keluarga mereka, kecuali tidak ada keluarga sama sekali,maka tetap tinggal dengan suster di sini," kata Sr. Stanisia.

Dikatakan, kendala paling berat di panti itu, yakni masalah biaya pendidikan.

Sementara itu, KOMMPAK yang hadir untuk berbagi kasih itu dipimpin langsung
Ketua KOMMPAK Jimmy Ndarung. Hadir pula Bendahara KOMMPAK ,Christin Lehot, Ketua Harian KOMMPAK, Icad Luru, Ronny Dahat , Alo Geong, Jo Sukardan, Ketua Seksi Olahraga , Tata Nalle,
Markus,

Kristofurus , Evensius , Marianus , Andreas , Selfi Nabu, Paul ,Yansen dan Andi.
Ketua KOMMPAK , Jimmy Ndarung mengatakan, KOMMPAK hadir atau terbentuk pada 19 Januari 2019.
" Kami ini adalah orang Manggarai dan ada yang lahir, besar di Kupang, ada yang datang kuliah dan lainnya. Kami bentuk kerukunan ini dengan tujuan untuk tetap menghidupkan budaya Manggarai," kata Jimmy.

Dikatakan, dalam adat Manggarai ada Panga /kecamatan, sehingga KOMMPAK ada juga kata Panga.
"Kami terdiri dari anak muda.

Enam Putra-Putri Terbaik NTT Kandidat Utama Program PPAN dan KPN

Kami coba menggali budaya Manggarai agar tidak hilang," katanya.
Dikatakan, KOMMPAK datang untuk berbagi kasih, memang bukan berlebihan, tapi membangi dalam kekurangan.

"Kekurangan kami ditutupi oleh anak-anak di panti ini.
Kami datang bawa bingkisan ,walau sedikit,tapi diharapkan bisa bermanfaat bagi semua di panti ini," ujarnya.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved