Juara Porprov NTT Belum Tentu Otomatis Ikut Pra PON 2019

atlet dari setiap cabang olahraga yang berhasil meraih medali emas dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 tidak otomatis melaju ke P

Juara Porprov NTT Belum Tentu Otomatis Ikut Pra PON 2019
POS KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Ketua KONI NTT, Ir. Andre W Koreh, MT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-KUPANG-Para atlet dari setiap cabang olahraga yang berhasil meraih medali emas dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 tidak otomatis melaju ke Pra PON 2019. Porprov 2018 tetap menjadi acuan, tetapi para atlet yang juara tidak harus yang dipilih ke Pra PON. Kebijakan ini diambil supaya setiap atlet masih bisa merasakan atmosfer kompetisi pada saat latihan di setiap cabang olahraga.

"Karena kebiasaan kalau sudah juara Porprov, saya lah yang pasti akan dikirim, padahal jarak waktu antara Porprov dan Pra PON itu masih satu tahun. Segala sesuatu masih bisa terjadi," ungkap Ketua Umum KONI NTT, Andre Koreh, di Ruang Rapat KONI NTT, Kota Kupang (10/4/2019) lalu.

Menurutnya, pengalaman membuktikan kalau pengurus sudah menentukan atlet mana yang akan bertanding saat Pra PON atau PON dari jauh-jauh hari maka atlet dimaksud akan cepat berpuas diri dan menganggap diri paling hebat. Dengan demikian sudah tak ada lagi iklim kompetisi dan persaingan yang diciptakan antar atlet dalam latihan.

Ia mengatakan pengurus dan pelatih cabang olahraga juga jangan menjadikan salah satu atlet merasa paling hebat karena hal ini bisa sangat membahayakan bagi mental atlet.

Perihal anggaran untuk Pra PON, Andre mengatakan tahun ini KONI NTT mendapat Rp5 miliyar dari hibah Pemprov NTT. Jumlah ini, tandasnya, tentu belum cukup untuk membiayai atlet dari semua cabang olahraga yang akan berangkat ke Pra PON 2019.

Sementara biaya yang dibutuhkan untuk Pra PON bisa mencapai Rp30 miliyar lebih. Kalau tahun depan ikut PON di Provinsi Papua, anggaran yang dibutuhkan tentu lebih besar lagi untuk mengutus atlet ke sana.

Begini Proses Urus Surat Kendaraan Jika Ganti Warna Cat, AYo Ikuti Prosedurnya

KONI NTT sendiri sudah membuat proposal ke Pemprov NTT terkait anggaran yang dibutuhkan ini. Akan tetapi, mantan Kepala Dinas PU NTT ini mengatakan sudah menjadi tugasnya untuk berusaha mengusahakan anggaran dan dana yang dibutuhkan. Ia sendiri akan melakukan pendekatan dengan Gubernur NTT dan para anggota dewan agar tidak ada halangan soal anggaran. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved