Hingga H-3 Surat Suara Belum Tiba di Lembata

Hingga H-3 Pemilu 2019, sebanyak 39 ribu Surat Suara Belum Tiba di Kabupaten Lembata

Hingga H-3 Surat Suara Belum Tiba di Lembata
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Aktivitas di KPUD Lembata, Minggu (14/4/2019). 

Hingga H-3 Pemilu 2019, sebanyak 39 ribu Surat Suara Belum Tiba di Kabupaten Lembata

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Hingga H-3 pelaksanaan pilpres dan pileg 17 april 2019, Minggu (14/4/2019) sebanyak 39 ribu surat suara belum tiba di Lembata. Jumlah itu merupakan surat suara yang kurang untuk pelaksanaan pemilihan umum nanti.

Juru Bicara (Jubir) KPUD Lembata, Herman Tadon, membenarkan hal itu, ketiia dihubungi Pos Kupang.Com melalui telepon selulernya, Minggu (14/4/2019) petang. "Benar, sampai sekarang kekurangan 39 ribu surat suara untuk Kabupaten Lembata, belum teratasi. Kami juga sedang menunggu," ujar Herman.

Lawan Hoaks, AJI Indonesia Targetkan Latih 3.000 Pemeriksa Fakta

Dikatakannya, atas kekurangan surat suara sebanyak itu, KPUD Lembata telah menyampaikan itu.ke KPUD NTT beberapa waktu lalu. Akan tetapi sampai saat ini kekurangan itu belum bisa diatasi.

Berdasarkan informasi terbaru yang masuk ke KPUD setempat, lanjut Herman, surat suara itu akan dikirim manajemen perusahaan yang mencetak surat suara itu dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Surat suara itu dikirim melalui Maumere, Kabupaten Sikka, setelah itu diangkut lagi melalui jalur darat ke Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Cerita Tasya Kamila, Investasi Reksa Dana untuk Masa Depan Anak

KPUD Lembata, lanjut dia, akan menjemput surat suara itu di Larantuka. "Kami akan carter kapal cepat dari Pelabuhan Lewoleba ke Pelabuhan Larantuka untuk menjemput surat suara itu. Ini satu-satunya cara untuk mempercepat pendistribusian surat suara dari Larantuka ke Lewoleba," ujarnya.

Saat ini, lanjut Herman, KPUD Lembata agak resah menunggu surat suara tersebut. Sebab hari H pemilihan umum tinggal beberapa hari lagi. Jika surat suara itu terlambat tiba di Lewoleba, maka setidaknya akan mengganggu proses pendistribusian surat suara ke kecamatan-kecamatan hingga di tempat pemungutan suara (TPS).

Dia mengungkapkan, dari 39 ribu surat suara yang kurang itu, surat suara untuk DPR RI paling banyak. Disusul surat suara untuk DPR Propinsi dan DPRD Kabupaten Lembata. Sedangkan surat suara untuk pilpres, sudah lengkap seluruhnya.

"Jadi surat suara yang kurang itu terbanyak surat suara untuk DPR RI disusul DPRD Propinsi dan terakhir DPRD Kabupaten. Tapi kami sudah menyelesaikan masalah itu. Solusinya, adalah utamakan daerah pemilihan (dapil) yang jauh sehingga saat surat suara tiba, untuk dapil yang dekat saja," ujarnya.

Pantauan Pos Kupang.Com di Sekretariat KPUD Lembata, Minggu (14/4/2019) petang, para petugas sedang menyiapkan kotak-kotak suara dan mengisinya dengan logistik pemilu. Aparat Polres Lembata juga senantiasa berjaga-jaga di tempat tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved