Peserta Membludak, Panitia Audisi The Voice Kupang Tambah Ruang Audisi

Peserta membludak, panitia audisi The Voice Indonesia Kota Kupang tambah ruang audisi

Peserta Membludak, Panitia Audisi The Voice Kupang Tambah Ruang Audisi
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Panitia dan Peserta Audisi The voice Indonesia Kupang di sela sela audisi di B&B Hotel Sotis Kupang, Sabtu (14/4/2019). 

Peserta membludak, panitia audisi The Voice Indonesia Kota Kupang tambah ruang audisi

POS-KUPANG.COM | KUPANG.COM -- Animo masyarakat Kota Kupang dan NTT pada umumnya terlihat luar biasa ketika pelaksanaan audisi The Voice Indonesia dibuka di Kupang Ibukota Provinsi NTT, Sabtu (13/4/2019).

Dalam audisi lomba pencarian bakat yang dilaksanakan di B&B Sotis Hotel Kupang itu, panitia harus menambah ruang audisi karena jumlah peserta yang terus bertambah hingga sore hari.

Yenny Wahid dan Anggota Rumah Pergerakan Gus Dur Ramaikan Kampanye Jokowi di GBK

Hingga pukul 15.30 Wita, panitia mencatat peserta yang mendaftar sebanyak 251 peserta. Sedangkan peserta yang menyelesaikan audisi hingga waktu tersebut berjumlah 100 orang.

Ria Perang anggota panitia lokal dari Forum Harmoni NTT mengatakan animo peserta luar biasa sehingga panitia harus menambah ruangan untuk audisi pertama.

Anggota TNI di Ambon Kabur Setelah Diduga Terlibat Kasus Prostitusi Online 2 Siswi SMP

Dia menjelaskan, proses audisi yang berlangsung dimulai dari pendaftaran peserta kemudian para peserta akan mengikuti audisi berdasarkan nomor urut yang diperoleh. Usai melalui audisi pertama, peserta akan masuk di ruang produksi bersama tim GTV.

Audisi ini lanjutnya, diikuti oleh calon peserta yang berusia 16 tahun keatas dengan menampilkan genre musik yang beragam, diantaranya, genre pop, dangdut, rock dan melayu.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang digelar di Sotis Hotel, pada Jumat (12/4/2019) Produser Promo Of Air GTV, Lukman Hakim, mengatakan, GTV memang mempunyai harapan besar di Kota Kupang, pasalnya sudah beberapa tahun terakhir ini, NTT menjadi perhatian terutama dalam dunia tarik suara.

"Jadi kami berharap tahun ini, Kota Kupang Provinsi NTT lebih baik lagi. Kami juga akan menggelar audisi ini di Maumere, karena melihat begitu besar potensi di NTT, maka kami mencoba untuk menggelar audisi ini di Maumere dan Kota Kupang," katanya.

Lukman menjelaskan, untuk audisi di Kota Kupang, akan diseleksi oleh juri lokal, Aky Kalla dan kawan-kawan. Setelah diseleksi oleh juri lokal, peserta akan masuk ke tahap II, dan bertemu dengan tim GTV, selanjutnya hasilnya akan dibawa ke Jakarta, untuk dinilai bersama tim yang ada.

"Jadi para peserta akan menunggu hasilnya, setelah kami bawa hasil rekamannya ke Jakarta, di Kupang sendiri sudah ada dua tahapan yang harus dilalui," katanya.

Menurutnya, beberapa tahun ini NTT menjadi bintang, sehingga diharapkan regenerasi penyanyi dan potensi-potensi lain, mulai dikembangkan dan diarahkan sejak dini, agar semua anak dapat mengembangkan bakat dan talentanya.

Sementara itu, Ketua tim Harmoni NTT, Aky Kalla, mengatakan, untuk dunia tarik suara, NTT mempunyai segudang anak yang berbakat, tetapi masalahnya adalah mereka kekurangan wadah untuk menyalurkan bakat mereka.

Karena itu, kata Aky, GTV juga dapat memberikan sumbangsih dalam memberikan ruang bagi anak-anak bertalenta ini, yaitu dengan menggelar audisi The Voice Kids Indonesia di Kota Kupang.

"Karena bukan hanya anak remaja dan dewasa yang memiliki bakat menyanyi, usia anak juga sangat banyak, dan mereka harus diberikan perhatian serius agar dapat mengembangkan bakatnya, dan kelak diharapkan dapat menjadi bagian warna musik Indonesia," kata Aky Kalla. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved