Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 12 April 2019:Pekerjaan Baik dan Tantangannya

"Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang kuperlihatkan kepadamu .Pekerjaan manakah diantaranya menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

Renungan Harian Katolik Jumat 12 April 2019:Pekerjaan Baik dan Tantangannya
Facebook/Florens Maxi Un Bria
Maxi Un Bria 

Renungan Harian Katolik
Jumat 12 April 2019
Yohanes 10:31-42
Oleh RD.Florens Maxi Un Bria
Rohaniwan Keuskupan Agung Kupang - NTT

Pekerjaan Baik dan Tantangannya

"Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang kuperlihatkan kepadamu .Pekerjaan manakah diantaranya menyebabkan kamu mau melempari Aku?" ( Yoh 10:32)

Pekerjaan yang baik selalu membuahkan hasil yang baik. Tetapi respons manusia terhadap hasil pekerjaan yang baik selalu berbeda.

Ada yang sportif dan memberi apresiasi terhadap pekerja dan hasilnya. Ada pula yang iri hati lalu menolak pekerja maupun kebaikan yang dihasilkan.

Setiap pekerjaan baik selalu ada tantangan dan pergumulannya sendiri.

Sikap iri hati dan penolakan terhadap hal hal yang baik merusak harmoni hidup bersama dan menghambat pertumbuhan diri sebagai pribadi.

Orang Yahudi masih berusaha mencari alasan untuk menghukum dan membunuh Yesus. Kali ini Yesus dituduh telah menghujat Allah.

Tetapi Yesus berhasil memberikan pencerahan bahwa Ia dan Allah adalah satu. Tidak mungkin Ia melakukan sesuatu di luar kehendak Allah.

Penjelasan dan argumentasi yang dibangun Yesus sangat menarik.

Yesus menegaskan bahwa apa yang dilakukan Bapa, sesungguhnya dilakukan juga oleh Yesus. Karena itu Ia meminta orang Yahudi dan para murid untuk percaya atas pekerjaan-pekerjaan yang telah dikerjakan-Nya.

Sebagian orang yang percaya pada ajaran dan pekerjaan Yesus memperoleh sukacita dan menemukan pencerahan.

Sementara yang tidak percaya tetap tinggal dalam kondisi bathin yang menggerutu dan kehilangan kegembiraan sejati.

Semoga kita mampu belajar mendengarkan Sabda Tuhan dan siap sedia menghidupinya dalam sikap hidup sebagai pribadi beriman.

Doa:
Tuhan jauhkanlah kami dari sikap apriori terhadap Sabda kebenaran-Mu dan rahmati kami agar mampu melaksanakan kehendak-Mu dalam aktivitas sstiap hari, amin.

Editor: Ferry Jahang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved