Bawaslu NTT Proses ASN Terlibat Politik Praktis

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT sementara memroses keterlibatan ASN di sejumlah kabupaten di NTT.

Bawaslu NTT Proses ASN Terlibat Politik Praktis
pos kupang.com, oby lewanmeru
thomas jawa kpu ntt 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT sementara memroses keterlibatan ASN di sejumlah kabupaten di NTT.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu NTT, Thomas M. Djawa,S.H ,Jumat (12/4/2019).
Menurut Thomas, keterlibatan ASN di lima kabupaten itu sudah diproses dan akan direkomendasikan ke Komisi ASN.

"Jadi saat ini ,Bawaslu di daerah sementara proses pelanggaran oleh oknum ASN. Jika selesai , maka kami akan rekomendasikan pelanggaran itu ke Komisi ASN," kata Thomas.

Dia merincikan, pelanggaran ASN itu berupa tidak netral atau menyangkut netralitas ASN.

Sedangkan, kabupaten yang Bawaslunya yang sedang proses pelanggaran ASN itu, yakni Kabupaten TTU, Sikka, Lembata, Manggarai Barat dan Kabupaten Sumba Timur. Sedangkan di Kabupaten Kupang sudah diputus pengadilan.

Dikatakan, karena itu yang terlibat itu ASN, maka ada UU ASN yang digunakan dalam penuntasan.

Bahkan, lanjutnya, sesuai ‎Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, b‎erdasarkan Pasal 2 huruf f menyatakan bahwa salah satu Asas Penyelenggaraan Kebijakan dan Manajemen ASN adalah “Netralitas”. Asas Netralitas ini berarti bahwa setiap Pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh mana pun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun.

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Sulawesi Tengah, Berpotesi Tsunami

Sedangkan berdasarkan Pasal 5 huruf h ditegaskan bahwa pegawai ASN menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya.

"Selanjutnya dalam Pasal 9 ayat (2) menyatakan bahwa Pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik," kata Thomas.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved