Wila Mira Sebut Iklim Politik di Lembata Sangat Kondusif

Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Yohanis Wila Mira sebut iklim politik di Kabupaten Lembata sangat kondusif

Wila Mira Sebut Iklim Politik di Lembata Sangat Kondusif
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Kasat Reskrim, Iptu Yohanis Wila Mira 

Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Yohanis Wila Mira sebut iklim politik di Kabupaten Lembata sangat kondusif

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Sampai saat ini, iklim politik di Kabupaten Lembata, sangat kondusif. Tak ada gejolak atau hal apa pun dimengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berpengaruh terhadap pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) presiden dan legislatif, 17 April 2019.

Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora melalui Kasat Reskrim, Iptu Yohanis Wila Mira, ketika ditemui POS-KUPANG.COM, di mapolres setempat, Rabu (10/4/2019).

Kapolda NTT Kunjungi KRI 1 Gusti Ngurah Rai

Dikatakannya, kondusifnya kamtibmas itu terukur dari situasi hidup masyarakat sehari-hari. Sejauh ini, tak ada gejolak yang terjadi di tengah masyarakat. Keamanan dan ketertiban juga terpelihara baik. Bahkan kerukunan hidup antarumat beragama juga terawat baik adanya.

Informa Tawarkan Wow Sale, Ada Diskon Hingga 50 Persen

Pada hakikatnya, lanjut Yohanis, masyarakat sangat mengharapkan agar pilpres dan pileg berjalan aman, tertib, lancar dan damai. Harapan itu diikuti dengan sikap warga yang selalu menjaga kamtibmas, toleransi, saling menghargai satu sama lain yang semuanya berujung pada pemeliharaan situasi yang mendukung pemilu aman dan damai.

Ketika disinggung tentang indeks kerawanan pemilu yang menempatkan Lembata sebagai kabupaten paling rawan di Indonesia, Yohanis kaget dengan hal tersebut. Ia lantas menanyakan darimana sumber yang menempatkan Lembata sebagai daerah rawan pemilu di tanah air.

Ia menyebutkan, selama ini tak ada gejolak di daerah itu. Kalau pun ada, itu sebatas aksi unjukrasa oleh sekelompok mahasiswa. Aksi itu pun tak ada kaitannya dengan pelaksanaan pilpres dan pileg.

Selama ini, katanya, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lembata perihal penegakan hukum terpadu (gakumdu) atas kasus kepemiluan yang terjadi di daerah itu.

Akan tetapi, katanya, sampai saat ini, tidak ada kasus pelanggaran pemilu yang diproses hingga ke lembaga penegakkan hukum. Itu artinya, Lembata relatif aman dari hal-hal yang yang tidak diinginkan oleh semua komponen.

"Selama ini kamtibmas di Lembata senantiasa terjaga. Untuk itu kami berharap agar keadaan ini terus dirawat oleh semua komponen masyarakat, pada hari-hari yang akan datang," ujar Yohanis. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved