Satlantas Polres Kupang Kota Sambut Baik Aturan Dilarang Merokok Sambil Berkendaraan

Satlantas Polres Kupang Kota menyambut baik aturan dilarang merokok sambil berkendara karena dinilai mengganggu keselamatan pengguna jalan di jalan ra

Satlantas Polres Kupang Kota Sambut Baik Aturan Dilarang Merokok Sambil Berkendaraan
Pos Kupang.com/Gecio Viana
Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana.

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pihak Satlantas Polres Kupang Kota menyambut baik aturan dilarang merokok sambil berkendara karena dinilai mengganggu keselamatan pengguna jalan di jalan raya.

Demikian disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK kepada POS-KUPANG.COM ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/4/2019).

"Kalau kami sangat positif dan antusias menyambut aturan ini. Sehingga dengan aturan ini kita bisa lebih menegaskan pada pengguna jalan," katanya.

Diketahui, Kementerian Perhubungan telah merilis aturan ojek online dalam peraturan Menteri Perhubungan No. 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor.

Selain mengatur soal ketentuan operasional ojek online dan tarifnya, ada pula aturan lain yang menyebut bila pengemudi dilarang saat mengendarai sepeda motor.

Untuk pengendara yang melanggar akan dijerat lewat pasal 283 pelanggaran UU No 22 Tahun 2019 berupa denda senilai Rp 750 ribu.

Kasat Lantas menjelaskan, pihaknya telah mengetahui aturan tersebut dan tengah menunggu koordinasi dari Dinas Perhubungan.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah melakukan sosialisasi terkait aturan tersebut sebelum penindakan dilakukan.

"Memang saya sudah baca juga cuman kedepan dengan adanya aturan ini tidak serta-merta diimplementasikan. Kami akan melakukan sosialisasi dulu sehingga masyarakat juga tidak tahu. Sebenarnya tanpa aturan pun masyarakat tidak boleh (berkendara sambil merokok)," ungkapnya.

Menurut Kasat Lantas, sejatinya para pengendara sepeda motor tidak boleh mengendarai sambil merokok sebab merugikan pengendara lainnya.

"Saat berkendara tidak boleh merokok. Karena abunya bisa kena orang lain dan puntung rokok bisa kena orang lain," ujarnya.

"Cuman sekarang sudah ada aturannya dan ada sanksi tegasnya. Tentunya harus kami sosialisasikan dan akan mengambil tindakan," tambahnya. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved