Pemkab Mabar Perlu Menata Lagi Kuliner Pendopo Labuan Bajo

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), perlu menata lagi lokasi kuliner Pendopo Labuan Bajo.

Pemkab Mabar Perlu Menata Lagi Kuliner Pendopo Labuan Bajo
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
Kuliner Pendopo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat 

Pemkab Mabar Perlu Menata Lagi Kuliner Pendopo Labuan Bajo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), perlu menata lagi lokasi kuliner Pendopo Labuan Bajo.

Pantauan POS--KUPANG.COM, pengunjung yang hendak minum kopi atau makan di lokasi itu cukup ramai.
Namun lantai semen di sejumlah stan jualan sudah terkelupas dan rusak. Selain itu halaman tengah di lokasi itu belum ditata sama sekali.

"Mulai tahun 2019 ini kami bayar biaya stan Rp 100 ribu per bulan. Sebelumnya Rp 60 ribu per bulan. Kami bayar ke Dinas Perindakop. Saya jualan di sini sejak tahun 2013 lalu," kata salah satu penjual Ibu Erni yang ditemui di stan jualannya, Jumat (5/4/2019).

Disampaikannya dia menjual minuman seperti kopi, mie, rokok, pulsa dan kue.
Dalam satu hari dia mendapat Rp 50 ribu sampai Rp 150 ribu.

Butuh Rp 16 Juta Untuk MCK Di Pusat Kuliner Labuan Bajo

Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Anjlok Gara-gara Tiket Pesawat Mahal

"Kalau pemerintah mau melakukan penataan lagi saya sangat setuju agar bisa lebih baik lagi," kata Ibu Erni.
Salah satu pengunjung Feliks, mengusulkan agar pemerintah perlu memperhatikan penerangan di malam hari dan areal parkir.

Areal parkir kata dia berlumpur kalau saat hujan dan menimbulkan debu saat musim kemerau.

"Halaman tengah ini kalau ditata lagi lebih bagus. Misalnya untuk tempat pementasan seni budaya. Bisa terintegrasi dengan pengembangan bakat anak muda sehingga menarik pengunjung untuk datang dan bisa makan atau minum di stan yang ada. Dengan demikian pendapatan penjual meningkat," kata Feliks.

Sementara itu Kepala Dinas Perindakop belum berhasil dikonfirmasi.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved