Besok, Tim Imigrasi Kupang Akan Antar WN Turki dan Lebanon yang Dideportasi

Tim Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang sesuai agenda akan mengantar tiga WNA yang dideportasi di NTT, pada Jumat (5/4/2019) besok.

Besok, Tim Imigrasi Kupang Akan Antar WN Turki dan Lebanon yang Dideportasi
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
(Kiri ke kanan) Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTT Erwin Wantania, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang IG Nyoman R Taufiq dan Kepala Kantor Bea Cukai Kupang I Ketut Suardinaya saat Konferensi Pers terkait Deportasi WN Turki dan Lebanon di Kantor Imigrasi Kupang, Kamis (4/4/2019) siang. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Tim Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang sesuai agenda akan mengantar tiga WNA yang dideportasi di NTT, pada Jumat (5/4/2019) besok.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang I.G Nyoman R Taufik saat jumpa pers di kantornya pada Kamis (4/4/2019) siang.

Ia mengungkapkan, ketiga warga negara asing yang dideportasi itu akan diantar oleh dua tim. Tim pertama terdiri dari dua orang akan mengantar BLT (46) warga negara Lebanon ke Bandara I Ngurah Rai Denpasar Bali, sedangkan tim kedua yang beranggotakan empat orang akan mengantarkan OB (31) dan MSY (23) warga negara Turki ke Cengkareng, Jakarta.

Kasus Pencurian Komodo, Pimpinan DPRD NTT Sinyalir Libatkan Jaringan Internasional

"Rencana besok berangkat dari sini (Kupang) dengan penerbangan Lion Air jam 11. Satu orang ke Ngurah Rai dikawal dua anggota, dua orang ke Cengkareng dikawal melekat empat orang anggota," katanya.

Nyoman mengatakan, ketiga warga negara asing yang dideportasi tersebut masih dikenakan pengawasan melekat sehingga tetap berada dibawah pengawasan pihaknya.

DPRD NTT Minta Pemprov Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Mengatur Pengelolaan TNK

Ia juga menyebut, kemungkinan ia sendiri yang akan memimpin tim untuk mengantar tiga WNA deportasi tersebut.

Sementara itu, kapal Yatch Marokot yang digunakan kini sedang dalam pengawasan Syahbandar dan menunggu serah terima kepada kapten kapal pengganti.

"Saat ini kita lagi menunggu pengganti kapten, sedang dijemput oleh anggota untuk serah terima kapal dengan Syahbandar," tambah Nyoman.

Tiga warga negara asing tersebut masing-masing OB (31) warga negara Turki, MSY (23) warga negara Turki dan BLT (46) warga negara Lebanon dideportasi pihak Imigrasi karena ditemukan melakukan kelalaian dalam pelayaran mereka menggunakan kapal Yatch dengan nama Marokot.

Mereka ditindak oleh Kantor Keimigrasian setelah Kapal Yacht dengan nama Marokot yang mereka tumpangi masuk ke wilayah ZEE Australia dan didorong kembali ke wilayah Indonesia oleh Australian Guard, padahal sebelumnya bertolak dari Kupang dengan tujuan Batam.

Ditemukan dua kelalaian oleh pihak imigrasi sehingga ditindak dan dideportasi kembali ke negaranya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved