Anemia Bisa Diatasi dengan Jabin Kazabe

Wow, ternyata anemia/ kekurangan zat besi bisa diatasi dengan mengkonsumsi Jagung mbose instan yang diperkaya dengan zat besi (Jabin Kazabe).

Anemia Bisa Diatasi dengan Jabin Kazabe
istimewa
Dr.Ludia Simuruk Gasong, S.Pd,M.Si, 

Anemia Bisa Diatasi dengan Jabin Kazabe

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM |KUPANG- Untuk mengatasi masalah anemia /kekurangan zat besi pada remaja putri di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), maka bisa dengan mengkonsumsi Jagung Bose Instan yang diperkaya dengan zat besi (Jabin Kazabe).

Masalah anemia dapat menimbulkan berbagai dampak pada remaja putri, yakni menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terserang penyakit.

Hal ini disampaikan Dosen Program Studi Teknogi Pangan, Jurusan Tanaman Pangan dan Hortikultura , Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Dr.Ludia Simuruk Gasong, S.Pd,M.Si, Selasa (2/4/2019).

Anggota DPRD Kota Kupang Dukung Gubernur NTT Soal Sophia, Begini Penjelasannya

Menurut Ludia, sesuai hasil riset atau penelitian yang dilakukannya di Laboratorium Seafast IPB Bogor dan sejumlah laboratorium, termasuk laboratorium Politeknik Pertanian Negeri Kupang, ternyata jagung bose asal NTT ,ternyata dapat mengatasi anemia pada remaja putri.

Penelitiannya itu dengan topik,Pengembangan Produk Jagung Bose Instan diperkaya Zat Besi untuk Penanganan Anemia Remaja Putri di Kupang, dengan tujuan adalah untuk memberdayakan pangan lokal denga inovasi pengolahan modern untuk penanganan masalah gizi, terutama anemia remaja putri di NTT.

"Ini hasil penelitian saya untuk disertasi dan jabin kazabe ini saya berikan ke remaja putri di Kupang secara sampel atau responden secara inklusi dan ekslusi. Dari hasil penelitian itu, ternyata Jabin Kazabe ini bisa mengatasi masalah Anemia pada remaja putri," kata Ludia.

Kelompok Tani Permata Hasilkan 8 Ton Jagung Komposit dalam 1 Ha

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka disarankan untuk penanganan masalah gizi seperti anemia remaja putri di Kupang,NTT dapat memberdayakan pangan lokal seperti jagung bose instan yang diperkaya dengan zat besi.

"Jagung bose ini pangan lokal NTT yang cukup terkenal saat ini dan sering dikonsumsi juga oleh remaja putri di NTT. Karena itu, dengan hasil riset ini tentu bisa membantu pemerintah dalam mengatasi masalah gizi di NTT," katanya.

Dikatakan, masalah animia pada remaja putri akan berpengaruh pula ketika remaja putri itu berkeluarga, sebab apabila dengan menderita anemia, maka ketika hamil ,maka akan berpengaruh pula janinnya.

"Janin ini akan mengalami masalah gizi, sehingga kalau tidak diatasi masalah anemia maka bayi yang dilahirkan itu bisa mengalami masalah gizi. Karena itu, sangat diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan atau sebuah kajian ilmiah yang dapat membantu pemerintah NTT dalam mengatasi masalah gizi dan stunting," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, zat gizi yang berhubungan positif atau signifikan pada kejadian anemia subjek adalah zat besi, sehingga semakin tinggi asupan zat besi , maka nilai Hb dalam sarah juga semakin tinggi.

Kelompok Tani Permata Hasilkan 8 Ton Jagung Komposit dalam 1 Ha

"Jika asupan zat besi rendah, maka remaja putri akan mengalami anemia. Karena itu, intervensi dengan jagung bose instan diperkaya zat besi dapat menaikan kasar Hb subjek sebesar 1,73 gram/dl dan ladar STfR subjek sebelum dan setelah intervensi tidak berbeda nyata," katanya.

Dia mengakui, perlakuan intervensi jagung bose instan pada remaja putri berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar Hb remaja putri. "Jadi sesuai hasil penelitian saya, maka disarankan bahwa jagung bose instan diperkaya zat besi mampu memperbaiki status zat besi remaja putri yang mengalami anemia di Kupang," ujarnya.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved