Gubernur Viktor: Tambak Garam Malaka Tetap Beroperasi

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, investasi tambak garam di Kabupaten Malaka harus tetap jalan.

Gubernur Viktor: Tambak Garam Malaka Tetap Beroperasi
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat di tambak garam di Kabupaten Malaka 

Gubernur Viktor: Tambak Garam Malaka Tetap Beroperasi

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, investasi tambak garam di Kabupaten Malaka harus tetap jalan.

Mengenai izin tetap diproses sesuai prosedur yang berlaku.

Penegasan ini disampaikan Viktor Laiskodat saat meninjua lokasi tambak garam PT Inti Daya Kencana (IDK) di Weseben, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Propinsi NTT, Selasa (26/3/2019). Hadir saat itu, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran bersama para pimpinan OPD, pihak perusahan PT IDK dan masyarakat.

Pemkab Malaka Survei Lokasi Tambak Garam PT IDK

Pemkab Malaka Tinjau Lokasi Tambak Garam PT IDK, Ini Unsur yang Terlibat.

Menurut Gubernur Viktor, investasi garam dilakukan di NTT termasuk Malaka agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah. Ketika Kabupaten Malaka mensuplay garam untuk kebutuhan nasional 300-500 ton per tahun maka sudah memberikan keutungan yang besar bagi masyarakat dan daerahnya.

"Kalau kita bisa suplay dari Malaka 300 ribu-500 ribu ton per tahun itu luar biasa dan sangat membantu masyarakat," kata Viktor disambut tepukan tangan meriah.

Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, investasi garam di Malaka harus tetap berjalan dan buat perusahan segera mengoperasikan kembali aktivitas perusahan sambil memproses izin yang lainnya.

"Saya perintahkan mulai besok perusahaan harus beroperasi kembali. Kalau tidak kerja, saya akan perintahkan Bupati untuk cabut izin PT IDK dan menggantikan dengan perusahaan lain," tegas Viktor.

Menurut Viktor, investasi garam itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga tidak ada masyarakat yang menolak investasi yang mengutungkan. Jika ada orang yang mengganggu kegiatan investasi nanti akan berhadapan dengan gubernur.

"Tidak ada siapapun yang bisa hentikan usaha tambak garam di NTT kecuali Tuhan dan Gubernur NTT," katanya lagi.

Tolak Kehadiran Tambak Garam di Ponu, LMND Kefamenanu Gelar Aksi Demo

Tenaga Kerja Minta Pemda Jangan Hentikan Kegiatan Industri Garam

Gubernur Viktor menegaskan demikian bukan karena ada kedekatan dengan perusahan tetapi mengenai kepastian investasi dan martabat daerah.

Pemerintah membutuhkan lahan investasi garam di Kabupaten Malaka karena Malaka memiliki potensi garam. Hasil investasi tersebut akan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat agar bisa hidup lebih baik.

"Kita butuh lahan disini untuk investasi garam agar kita bisa hidup lebih baik," tutur Viktor. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved