Di Kabupaten Sikka, Terdampak Genangan Waduk Napung Gete, 64 KK Direlokasi

Warga Dusun Lela Bura, Desa Ilin Medo, Kecamatan Wiblama, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi NTT, harus tinggalkan kampung halamannya direl

Di Kabupaten Sikka, Terdampak Genangan Waduk Napung Gete, 64 KK Direlokasi
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A.
Ketua Forum Petani Napung Gete, Yani Sani (kemeja putih bergaris) bersama pemilik lahan Waduk Napung Gete di halaman Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani, Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi NTT, Senin (25/3/2019). 

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Eginius  Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Warga Dusun Lela Bura, Desa  Ilin Medo, Kecamatan Wiblama, Kabupaten Sikka, Pulau  Flores, Propinsi NTT, harus tinggalkan  kampung halamannya   direlokasi  ke  lokasi  baru di Wolon  Klahit.

Lahan  pemukiman yang  ditempati   64  kepala  keluarga secara  turun temurun  itu   terdampak  proyek Waduk  Napung Gete.  Lahan pemukiman ini sebagian    menjadi  lokasi  genangan dan sabuk  pengaman  waduk.

“Pembicaraan  pemilik  lahan dengan  utusan  Kementrian  PUPR  RI sudah  kami  lakukan sejak   tahun-tahun lalu.  Pemerintah  membebaskan lahan  dan membangun kembali 64  rumah  warga di  lokasi yang baru,” kata  Yan  Sani, Ketua  Forum  Petani  Napung Gete,  Senin   (25/3/2019) di   halaman  Kantor   Bupati  Sikka.

Yan  Sani  memimpin  55  orang warga  pemilik lahan, Rabu siang hendak  menemui  Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto Diogo menanyakan  realisasi  pembayaran  ganti rugi  lahan  waduk  Rp 49 miliar yang  belum dibayar. Mereka  gagal  menemui   bupati   yang sedang  bertugas keluar kota.

BREAKING NEWS : TKI asal Maumere NTT Meninggal di Sungai di Malaysia Timur

Pemain Real Madrid  Tes Bahasa Spanyol Gareth Bale, Ini Ceritanya

Pembicaraan dengan  utusan  Kementrian PUPR,   kata  Yan  Sani, pemerintah  tak hanya memnyediakan  rumah  bagi warga  yang terdampak.  Pemerintah  juga membangun fasilitas  umum pendidikan, kesehatan,  air bersih dan listrik kepada warga  setempat.

“Warga   tidak  keberatan  pindah,   tapi  sediakan  dulu rumah dan fasilitasnya  yang  sudah disepakati akan  dibangun,” kata Yan  Sani. *)

 
 

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved