Jalan Ruteng-Reo Belum Aman Bagi Pengguna Jalan. Ini Penjelasan Camat Reok !

-Ruas jalan Ruteng-Reo sampai sekarang belum aman bagi pengguna jalan yang melintas bagi menggunakan roda dua, empat dan enam. Apalagi kendaraan penga

Jalan Ruteng-Reo Belum Aman Bagi Pengguna Jalan. Ini Penjelasan Camat Reok !
Pos Kupang.com/ARis Ninu
JALAN-Ruas jalan Reo Longsor saat musim hujan dibulan Februari 2019 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Ruas jalan Ruteng-Reo sampai sekarang belum aman bagi pengguna jalan yang melintas bagi menggunakan roda dua, empat dan enam. Apalagi kendaraan pengangkut BBM dan sembako yang melintas.

Jalur yang rawan longsor ini hingga kini penanganannya masih bersifat darurat dan belum tuntas. Akibatnya, pengguna jalan selalu merasa tidak aman  kalau melintas ketika musim hujan.

Camat Reok, Kanisius Tonga yang dihubungi POS-KUPANG.COM dari Ruteng, Minggu (24/3/2019) siang, menjelaskan, untuk saat ini jalur ke Reo masih dilintas kendaraan.

Namun pihaknya tetap mengeluarkan imbauan agar pengguna jalan tetap waspada. Pasalnya, intensitas hujan yang semakin tinggi membuat jalur ke Reo rawan longsor sewaktu-waktu.

Kisah Warga Lembata Sekali Kirim Uang Rp 100 Juta

“Untuk sementara masih aman jalur ke Reo. Tetapi kalau hujan terus potensi pengikisan di lokasi Nunang, Desa Salama, Kecamatan Reok yang pernah longsor bisa terjadi penggikisan di jalur alternatif yang sudah dibuka,” kata Camat Kanisius.

Ia menjelaskan, jalan alternatif dibuka Februari 2019 sepanjang 100 meter memang sudah dilintasi kendaraan. Tetapi pihaknya tidak menjamin kalau jalur tersebut bisa aman seterusnya karena tanah terus dikikis air hujan.

“Kami tetap berharap ada penanganan yang tuntas dari Satker Jalan Nasional. Penangananannya pun harus tuntas sehingga tidak membuat pengguna jalan takut saat melintas ke Reo dan Ruteng,” papar Camat Kanisius.

Catatan POS-KUPANG.COM, kerusakkan jalan Ruteng-Reo sepanjang tahun 2018 sudah ditangani dengan adanya pelebaran dan hotmix. Tetapi di beberapa titik penanganannya tidak tuntas. Bahkan di beberapa titik jalan yang rawan tidak ada perbaikkan. (*)

 



Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved