Rakor dengan Bupati se-NTT, Wakil Ketua KPK: Tidak Enak Diperiksa dari Pagi sampai Sore

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, memberikan peringatan kepada para kepala daerah se-provinsi NTT.

Rakor dengan Bupati se-NTT, Wakil Ketua KPK: Tidak Enak Diperiksa dari Pagi sampai Sore
POS KUPANG/AMBUGA LAMAWURAN
Suasana Rakor dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi se-Provinsi NTT dalam Rangkaian Pekan Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Aula Fernandez, Gedung Sasando, Kota Kupang, Kamis (21/3/2019). 

Rakor dengan Bupati se-NTT, Wakil Ketua KPK: Tidak Enak Diperiksa dari Pagi sampai Sore

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, memberikan peringatan kepada para kepala daerah se-provinsi NTT.

Hal itu dikatakannya dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi se-Provinsi NTT dalam Rangkaian Pekan Pencegahan Korupsi Terintegrasi.

Rakor ini digelar di Aula Fernandes, Gedung Sasando, Kota Kupang, Kamis (21/3/2019).

Dia katakan, tentu tidak nyaman jika seseorang kepala daerah diperiksa KPK dari pagi sampai malam.

Dikenal Melalui Facebook, Pria ini Berhasil Membawa Kabur dan Mencabuli Siswi SMP

Kylian Mbappe, Penyerang Paris Saint-Germain Akan Perkuat Real Madrid?

Di Larantuka, Minyak Tanah Melambung Rp 7.000/Liter

Minum 6 Jenis Minuman Ini Agar Jantung Semakin Sehat

"Tidak enak diperiksa dari pagi sampai sore. Ada yang menangis dari pagi sampai sore," kata Saut Situmorang.

Dia katakan, semua kepala daerah harus bekerja dengan jujur, tanpa korupsi, dan tetap menjaga integritasnya.

Terkait integritas, Saut mengatakan bahwa para pemimpin boleh bekerja tanpa dipengaruhi oleh siapapun.

"Pemimpin yang bisa terbang ke manapun tanpa dipengaruhi oleh siapapun, itulah pemimpin berintegras. Dan kami akan bekerja, siapapun, akan kami bawa ke depan pengadilan," katanya.

Dia katakan, ada pihak Inspektorat yang selalu memberikan masukkan kepada kepala daerah.

"Jangan marah kalau kita diingatkan oleh inspektorat. Itu yang membuat tidak bertemu saya di KPK," tegasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved