Ayo Bentuk Arisan Emas, Syaratnya Mudah

Bagi yang ingin memiliki emas batangan, ayo ikut progam yang arisan emas, syaratnya sangat mudah, sistemnya kocok.

Ayo Bentuk Arisan Emas, Syaratnya Mudah
POS-KUPANG. COM /HERMINA PELLO
Kegiatan pengundian kemilau emas Pegadaian di Lippo Plaza Kupang, Sabtu (19/1/2019) 

POS-KUPANG.COM |KUPANG -Pegadaian Syariah Kupang mengajak masyarakat Kupang ataupun nasabah untuk berinvestasi melalui arisan emas.

Arisan yang ditawarkan PT Pegadaian pada umumnya sama dengan arisan lainnya, namun di sini nilai yang ditarik ialah emas batangan atau logam mulia 24 karat dengan berat yang bervariasi yakni satu gram, lima gram, 10 gram dan 20 gram.

Pimpinan Pegadaian Syariah Kupang, Sarifatom Sukadi, di ruang kerjanya, mengatakan, untuk arisan emas ini minimal anggota enam orang dan maksimal 36 orang. Setiap anggota wajib memberikan uang muka 15 persen dari harga keseluruhan dan sisanya diangsur sesuai jumlah anggotanya.

Uskup Larantuka Tak Ingin Umat Katolik Golput di Pemilu 2019

Koperasi Ini Mau Bantu Anggotanya Untuk Pasang Meteran Listrik, Ini Alasannya

"Contohnya untuk emas seberat satu gram maka anggota bisa memberikan uang muka sebesar Rp 105 ribu untuk 10 anggota dan tiap bulan angsuran Rp 66 ribu. Nanti akan menggunakan sistem kocok," jelasnya.

Setelah anggota memberikan uang muka, kata Sarifatom, penarikan pertama akan dimulai pada bulan berikutnya. Siapa yang dapat maka langsung mendapatkan emasnya.

"Ketika terjadi akad, maka harga emas yang berlaku untuk arisan tetap merujuk pada akad yang pertama. Meskipun nantinya harga emas akan ada kenaikan sewaktu-waktu. Kita tetap memakai akad yang pertama," tuturnya.

Ini Permintaan Pelaku UMKM Kepada Kantor Pajak Pratama Kupang

Sarifatom mengatakan, untuk satu kelompok harus menunjuk satu orang yang dipercaya sebagai ketua, yang akan langsung ke kantor Pegadaian Syariah. Menurutnya arisan emas ini sangat bagus untuk investasi agar uang lebih bernilai.

Sarifatom mengatakan, sudah ada 20 kelompok arisan dan yang masih aktif sekarang ada tiga kelompok yang belum selesai. Rata-rata jumlah anggota antara enam sampai 10 orang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved