Viktor Laiskodat Prihatin, Pinang dari Sumatera Barat Kuasai NTT

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat prihatin. Pinang dari Provinsi Sumatera Barat menguasai 70 persen pasar di Provinsi NTT.

Viktor Laiskodat Prihatin, Pinang dari Sumatera Barat Kuasai NTT
Kompas.com/KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO
9 Pernyataan & Kebijakan Kontroversi Gubernur NTT Viktor Laiskodat: English Day & Ancam Tutup Sotis 

Viktor Laiskodat Prihatin, Pinang dari Sumatera Barat Kuasai NTT

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI- Pinang dari Provinsi Sumatera Barat menguasai 70 persen pasar di Provinsi NTT. Kondisi ini mengundang keprihatinan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

"Pinang yang ada ini 70 persen didatangkan dari Sumatra Barat (Sumbar) dan NTT merupakan pemasok pinang terbanyak setelah Papua dan juga ke India. Untuk itu warga harus bisa menanam sendiri sehingga tidak boleh didatangkan lagi dari Sumatera Barat," kata Gubernur Viktor Laiskodat ketika melakukan kunjungan kerja di Desa Fatuteta, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang belum lama ini.

Gubernur NTT Hanya Lantik Bupati Alor

Bencana di Kota Kupang, Hermanus Man : Kita Buat Laporan ke Gubernur NTT dan Pemerintah Pusat

Menurut Gubernur Viktor, budaya makan pinang di NTT sudah turun temurun dan sesuai hasil survei menunjukan bahwa masyarakat NTT dalam mengkonsumsi pinang bisa menghabiskan uang begitu banyak.

Budaya makan buah pinang ini malah  tidak seimbang dengan penanaman anakan pinang di daerah-daerah. Pinang yang dijual di pasar-pasar 70 persen didatangkan dari Sumbar.

"Kita ini makan buah pinang setiap hari. Kita tidak sadar bahwa 70 persen pinang yang dibeli di pasar itu didatangkan dari Sumbar. Pinang yang banyak dikirim dari Sumbar itu selain ke Papua juga NTT termasuk ke India. Makanya saya ajak mari kita tanam sendiri supaya tidak datangkan lagi dari Sumbar," kata Viktor. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved